Jakarta- Konflik horizontal yang marak terjadi di Tanah Air belakangan ini dinilai sebagai cermin gagalnya pendidikan nasional. Hal itu dikatakan Anggota Komisi X DPR RI, Dedi Gumelar, dalam rapat kerja bersama pemerintah yang diwakili oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, Kamis (6/9/2012).
"Kalau ada konflik sosial, dan merebak, kita harus berani katakan itu sebagai kegagalan pendidikan kita," kata pria yang sempat tenar dengan panggilan Mi'ing itu.
Dedi menegaskan, sejumlah konflik sosial antarmasyarakat seperti tak henti-hentinya terus terjadi. Belum lagi perkelahian antarpelajar dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Baginya, sejumlah permasalahan itu sangat terkait dengan program pendidikan karakter yang terus digaungkan oleh pemerintah. Meski anggarannya telah disiapkan, tetapi dampaknya belum terlihat secara jelas.
"Seperti tak sesuai dengan rencana kegiatan pemerintah karena pendidikan sekarang lebih condong membangun kecerdasan secara akademik, tapi lupa menguatkan karakter para peserta didik," tegasnya.
Rapat kerja (raker) antara pemerintah dan DPR, Kamis (6/9/2012), secara khusus membahas postur anggaran pendidikan. Dalam rapat, Mendikbud didampingi oleh kedua wakilnya, Musliar Kasim dan Wiendu Nuryanti, serta beberapa direktur jenderal di Kemendikbud, seperti Hamid Muhammad dan Suyanto.
Raker dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X Utut Adianto dan dihadiri sekitar 27 anggota. Rapat sempat diskors dan kemudian dilanjutkan kembali.
1 komentar:
siap mas, makasih sudah berkunjung :)
http://w1.footballsaga.com/httpd_alpha/share_getclubfans.php?cid=CLB20058&wid=alpha&req_id=clbfns
tolong dikunjungi juga yah, syukur2 mau meramaikan klub lamongan ;)
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami