Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Hajriyanto: Sultan Tetap Punya Kans jadi Cawapres Ical

Jumat, 31 Agustus 2012

Jakarta: Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari menilai, peluang Sri Sultan Hamengkubuwono X berlaga di Pemilu 2014 tetap terbuka. Sebab dalam UU Pemilihan Presiden tak ada syarat yang menyebut calon presiden atau calon wakil presiden berasal dari partai politik atau bukan.


"Bunyi di UU calon presiden/calon wakil presiden diajukan oleh parpol atau gabungan parpol," kata Hajriyanto menanggapi peluang Sultan menjadi calon wakil presiden Aburizal Bakrie di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (31/8). Aburizal Bakri telah resmi jadi calon presiden dari Partai Golkar.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical tetap bisa memilih pendamping dari manapun. Baik dari internal Partai Golkar, partai lain atau bahkan dari kalangan profesional.

Ical, kata Harjiyanto, hanya membutuhkan calon wakil presiden yang bisa melengkapi kekurangannya. Agenda Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar Oktober nanti belum ditentukan. "Jadi mungkin Rapimnas Oktober baru akan membahas beberapa aspek dengan kriteria cawapres," kata Hajri.

Dengan disahkannya Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta kemarin, Hajri berharap hal itu bisa membawa ketenangan dan ketentraman rakyat Yogyakarta. Mengingat antusiasme mereka ketiika pembahasan RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta amat tinggi.

"Diharapkan membawa ketenangan dan membangun Yogya menjadi daerah keistimewaan, karena pada akhirnya muara dari sistem bisa mewujudkan kesejahteraan rakyat," kata Hajri.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.