Headline News
Lamongan Online
Politik
Teknologi
Tampilkan postingan dengan label Terbaru Terkini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terbaru Terkini. Tampilkan semua postingan
18.00
Berikut ini ada beberapa kesan yang sebaiknya dihindari jika Anda ingin mendapatkan gaji lebih dari bos.
“Yah, saya berharap sih, Bapak bakal bilang iya”
Lebih baik Anda memberitahu atasan bahwa Anda welcome dengan jawaban “tidak”. Perkataan rendah hati macam ini akan menempatkannya pada perasaan yang aman dan tidak merasa terintimidasi untuk ‘harus’ menaikkan gaji.
Emosional
Kuasai diri! Miliki hati berharap untuk yang terbaik, namun bersiap pula untuk yang terburuk. Datangi atasan dengan sikap hati dan pikiran yang netral, tak perlu berharap terlalu besar, namun juga tak usah takut meminta. Sikap hati yang netral akan membuat Anda siap untuk menerima jawaban apapun tanpa menyebabkan reaksi yang berlebihan.
Tak punya persiapan
Coba cari tahu lebih dulu apa yang menjadi syarat kenaikan gaji di kantor Anda. Setelah itu, temukan pula halangan yang menyebabkan Anda naik gaji. Dengan mengetahui ini semua, Anda setidaknya tahu harus menempatkan diri di mana dan minta kenaikan yang bagaimana. Jika semua syarat telah dipenuhi, maka jangan segan untuk membeberkannya pada atasan dengan singkat, dan minta tanggapannya dengan rendah hati.
Menyuap/merayu/membual
Cara kotor ini hanya akan membuat bos kecewa dan memandang rendah diri Anda. Lebih baik Anda merendah dan membiarkan bos berpikir bahwa ia yang berkuasa. Jangan gunakan daya tarik kecantikan fisik (apalagi seksual) untuk ‘memaksa’ atasan mengiyakan permintaan Anda. Hal ini hanya akan merugikan Anda ke depannya nanti. Percayalah!
‘Menceramahi’ atasan
Saat mengajukan permohonan naik gaji, Anda tak perlu membeberkan segala usaha dan upaya yang telah dilakukan sepanjang 2 tahun belakangan. Bos tak tertarik dengan ‘ceramah’ yang panjang lebar, sebaliknya berbicaralah sesedikit mungkin. Tanyakan pada atasan banyak pertanyaan sehingga Anda bisa tahu juga alasan mengapa gaji tidak naik. Jangan-jangan perusahaan sedang ada dalam kesulitan…[break]
“Ya atau tidak sih, Pak?”
Daripada melemparkan pertanyaan yang mengundang jawaban “ya’” atau “tidak”, lebih baik Anda mengajukan pertanyaan: Siapa, apa, kapan, di mana, dan bagaimana. Pertanyaan macam ini bisa memancing penjelasan ekstra dari atasan tentang kondisi Anda dan perusahaan.
Mikirin pengeluaran
Sekali lagi, jangan datangi atasan dengan beban pikiran tentang pengeluaran yang semakin besar. Jika Anda datang dalam keadaan tertekan, maka Anda akan menekan atasan pula. Jaga hati tetap netral dan fokus, kontrol diri sendiri sangat perlu agar negosiasi berjalan lancar.
Haus uang
Jika bos mendapati kesan bahwa yang Anda inginkan hanyalah uang, uang, dan uang, maka ia bisa berpikir bahwa Anda adalah pegawai yang egois dan tak pernah memikirkan kepentingan perusahaan. Dalam proses tawar-menawar kenaikan gaji yang ada, sebaiknya Anda juga menyelipkan ‘janji-janji’ prestasi yang akan Anda ukir dan tingkatkan untuk ke depannya nanti.
“Gaji saya saat ini hanya segini lho Pak”
Daripada mengeluhkan jumlah gaji dan posisi Anda saat ini, ada baiknya jika Anda mempromosikan diri sebagai seorang pekerja yang bisa memberikan solusi terbaik bagi pekerjaan.
Mengancam
Hal ini adalah hal terakhir yang pantas untuk Anda lakukan. Mengancam bos dengan alasan “akan resign bila gaji tak naik” hanya akan membuat Anda benar-benar ditendang keluar. Kendalikan diri saat berdiskusi, tetaplah bicara dengan nada yang lembut dan kata-kata yang sopan, sekalipun bos mungkin mulai marah.
Dalam meminta apa yang dirasa patut menjadi hak Anda, Anda memang tak perlu takut. Yang penting Anda tahu apa yang diminta, Anda tahu bahwa Anda berhak, dan Anda memintanya dengan cara yang sopan. Jika perusahaan menolak dan Anda merasa tak sanggup lagi untuk bertahan di sana, maka mungkin tempat itu yang tak pantas buat Anda. Selamat berjuang!
10 Tips Sukses Untuk Minta Naik Gaji
Senin, 17 September 2012
Berikut ini ada beberapa kesan yang sebaiknya dihindari jika Anda ingin mendapatkan gaji lebih dari bos.
“Yah, saya berharap sih, Bapak bakal bilang iya”
Lebih baik Anda memberitahu atasan bahwa Anda welcome dengan jawaban “tidak”. Perkataan rendah hati macam ini akan menempatkannya pada perasaan yang aman dan tidak merasa terintimidasi untuk ‘harus’ menaikkan gaji.
Emosional
Kuasai diri! Miliki hati berharap untuk yang terbaik, namun bersiap pula untuk yang terburuk. Datangi atasan dengan sikap hati dan pikiran yang netral, tak perlu berharap terlalu besar, namun juga tak usah takut meminta. Sikap hati yang netral akan membuat Anda siap untuk menerima jawaban apapun tanpa menyebabkan reaksi yang berlebihan.
Tak punya persiapan
Coba cari tahu lebih dulu apa yang menjadi syarat kenaikan gaji di kantor Anda. Setelah itu, temukan pula halangan yang menyebabkan Anda naik gaji. Dengan mengetahui ini semua, Anda setidaknya tahu harus menempatkan diri di mana dan minta kenaikan yang bagaimana. Jika semua syarat telah dipenuhi, maka jangan segan untuk membeberkannya pada atasan dengan singkat, dan minta tanggapannya dengan rendah hati.
Menyuap/merayu/membual
Cara kotor ini hanya akan membuat bos kecewa dan memandang rendah diri Anda. Lebih baik Anda merendah dan membiarkan bos berpikir bahwa ia yang berkuasa. Jangan gunakan daya tarik kecantikan fisik (apalagi seksual) untuk ‘memaksa’ atasan mengiyakan permintaan Anda. Hal ini hanya akan merugikan Anda ke depannya nanti. Percayalah!
‘Menceramahi’ atasan
Saat mengajukan permohonan naik gaji, Anda tak perlu membeberkan segala usaha dan upaya yang telah dilakukan sepanjang 2 tahun belakangan. Bos tak tertarik dengan ‘ceramah’ yang panjang lebar, sebaliknya berbicaralah sesedikit mungkin. Tanyakan pada atasan banyak pertanyaan sehingga Anda bisa tahu juga alasan mengapa gaji tidak naik. Jangan-jangan perusahaan sedang ada dalam kesulitan…[break]
“Ya atau tidak sih, Pak?”
Daripada melemparkan pertanyaan yang mengundang jawaban “ya’” atau “tidak”, lebih baik Anda mengajukan pertanyaan: Siapa, apa, kapan, di mana, dan bagaimana. Pertanyaan macam ini bisa memancing penjelasan ekstra dari atasan tentang kondisi Anda dan perusahaan.
Mikirin pengeluaran
Sekali lagi, jangan datangi atasan dengan beban pikiran tentang pengeluaran yang semakin besar. Jika Anda datang dalam keadaan tertekan, maka Anda akan menekan atasan pula. Jaga hati tetap netral dan fokus, kontrol diri sendiri sangat perlu agar negosiasi berjalan lancar.
Haus uang
Jika bos mendapati kesan bahwa yang Anda inginkan hanyalah uang, uang, dan uang, maka ia bisa berpikir bahwa Anda adalah pegawai yang egois dan tak pernah memikirkan kepentingan perusahaan. Dalam proses tawar-menawar kenaikan gaji yang ada, sebaiknya Anda juga menyelipkan ‘janji-janji’ prestasi yang akan Anda ukir dan tingkatkan untuk ke depannya nanti.
“Gaji saya saat ini hanya segini lho Pak”
Daripada mengeluhkan jumlah gaji dan posisi Anda saat ini, ada baiknya jika Anda mempromosikan diri sebagai seorang pekerja yang bisa memberikan solusi terbaik bagi pekerjaan.
Mengancam
Hal ini adalah hal terakhir yang pantas untuk Anda lakukan. Mengancam bos dengan alasan “akan resign bila gaji tak naik” hanya akan membuat Anda benar-benar ditendang keluar. Kendalikan diri saat berdiskusi, tetaplah bicara dengan nada yang lembut dan kata-kata yang sopan, sekalipun bos mungkin mulai marah.
Dalam meminta apa yang dirasa patut menjadi hak Anda, Anda memang tak perlu takut. Yang penting Anda tahu apa yang diminta, Anda tahu bahwa Anda berhak, dan Anda memintanya dengan cara yang sopan. Jika perusahaan menolak dan Anda merasa tak sanggup lagi untuk bertahan di sana, maka mungkin tempat itu yang tak pantas buat Anda. Selamat berjuang!
17.37
Jakarta: Joko Widodo nampak tenang menanggapi pertanyaan Fauzi Bowo soal alasannya maju dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.
Fauzi Bowo bertanya kepada Jokowi ihwal konflik batin apa yang ada di dalam diri Jokowi. Alasannya, kata Foke, Jokowi sebagai orang Jawa punya roso sangat mendalam.
"Ini kan masalah undang-undang (UU). Kalau UU tak memperbolehkan wali kota menjadi gubernur, saya tak akan datang ke sini untuk dicalonkan PDI Perjuangan," terang Jokowi dengan santai dalam Debat Pilkada DKI di Grand Studio MetroTV, Ahad (16/9).
Foke pun kembali menegaskan pertanyaannya. Sebab, ia merasa Jokowi tak memberi jawaban. Dengan santai, Jokowi menjawab.
"Kita ini berbicara di wilayah pemerintahan. Pilkada adalah proses demokrasi. Kalau UU memperbolehkan, masa saya di Solo terus. Karir kan harus meningkat. Saya berikan contoh, ada gubernur yang baru setahun terpilih kemudian jadi menteri, itu gak apa-apa, itu namanya naik level. Jadi jawaban saya kan sudah jelas," tegasnya.
Jokowi Ungkap Alasan Maju Gubernur kepada Foke
Jakarta: Joko Widodo nampak tenang menanggapi pertanyaan Fauzi Bowo soal alasannya maju dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta.
Fauzi Bowo bertanya kepada Jokowi ihwal konflik batin apa yang ada di dalam diri Jokowi. Alasannya, kata Foke, Jokowi sebagai orang Jawa punya roso sangat mendalam.
"Ini kan masalah undang-undang (UU). Kalau UU tak memperbolehkan wali kota menjadi gubernur, saya tak akan datang ke sini untuk dicalonkan PDI Perjuangan," terang Jokowi dengan santai dalam Debat Pilkada DKI di Grand Studio MetroTV, Ahad (16/9).
Foke pun kembali menegaskan pertanyaannya. Sebab, ia merasa Jokowi tak memberi jawaban. Dengan santai, Jokowi menjawab.
"Kita ini berbicara di wilayah pemerintahan. Pilkada adalah proses demokrasi. Kalau UU memperbolehkan, masa saya di Solo terus. Karir kan harus meningkat. Saya berikan contoh, ada gubernur yang baru setahun terpilih kemudian jadi menteri, itu gak apa-apa, itu namanya naik level. Jadi jawaban saya kan sudah jelas," tegasnya.
17.35
Jakarta: Polri telah mempersiapkan pengganti 20 anggota yang ditarik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Tadi saya sudah jelaskan. Sebelumnya sudah ada juga dan ini hal yang biasa, kita siapkan pengganti," kata Kepala Polri Jenderal Polisi Timur Pradopo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9).
Anggota polisi yang diperbantukan di KPK sebanyak 80 orang. Sebanyak 20 orang ditarik kembali ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. "Penyidik yang kita tarik adalah yang sudah bertugas selama empat tahun dan sebagainya. Dan kita sudah siapkan pengganti yang terbaik," ujar Timur.
Timur menjelaskan penarikan 20 anggotanya tidak terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi Simulator SIM di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri.
Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkam mantan Kepala Korlantas Mabes Polri, Irjen Pol. Djoko Susilo bersama tiga tersangka lagi Brigjen Pol. Didik Purnomo, Wakil Kepala Korlantas; Budi Susanto, Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) yang menjadi pemenang tender proyek pengadaan simulator SIM; dan Sukotjo S. Bambang, Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia yang menjadi subkontraktor dari PT CMMA.
KPK telah memulai penyelidikan kasus tersebut sejak Januari 2012. Keluar surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) pada 27 Juli 2012 untuk proyek dengan nilai total Rp198,7 miliar tersebut. KPK juga sudah mencegah lima orang terkait kasus ini, yaitu Djoko Susilo, Didik Purnomo, Teddy Rusmawan, Wandy Rustiawan dan Budi Susilo.
Teddy Rusmawan adalah Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Simulator dengan pangkat AKBP yang juga Kepala Primer Koperasi Korlantas Polri. Penanganan kasus ini memunculkan tudingan dari Polri bahwa KPK telah menabrak kesepakatan yang dilakukan. Pori pun mengumumkan para tersangka lainnya. Bahkan, Polri menyatakan tidak akan menyerahkan tiga tersangka tersebut kepada KPK.
Kapolri: Sudah Disiapkan Pengganti Penyidik di KPK
Jakarta: Polri telah mempersiapkan pengganti 20 anggota yang ditarik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Tadi saya sudah jelaskan. Sebelumnya sudah ada juga dan ini hal yang biasa, kita siapkan pengganti," kata Kepala Polri Jenderal Polisi Timur Pradopo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9).
Anggota polisi yang diperbantukan di KPK sebanyak 80 orang. Sebanyak 20 orang ditarik kembali ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. "Penyidik yang kita tarik adalah yang sudah bertugas selama empat tahun dan sebagainya. Dan kita sudah siapkan pengganti yang terbaik," ujar Timur.
Timur menjelaskan penarikan 20 anggotanya tidak terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi Simulator SIM di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri.
Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkam mantan Kepala Korlantas Mabes Polri, Irjen Pol. Djoko Susilo bersama tiga tersangka lagi Brigjen Pol. Didik Purnomo, Wakil Kepala Korlantas; Budi Susanto, Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) yang menjadi pemenang tender proyek pengadaan simulator SIM; dan Sukotjo S. Bambang, Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia yang menjadi subkontraktor dari PT CMMA.
KPK telah memulai penyelidikan kasus tersebut sejak Januari 2012. Keluar surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) pada 27 Juli 2012 untuk proyek dengan nilai total Rp198,7 miliar tersebut. KPK juga sudah mencegah lima orang terkait kasus ini, yaitu Djoko Susilo, Didik Purnomo, Teddy Rusmawan, Wandy Rustiawan dan Budi Susilo.
Teddy Rusmawan adalah Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Simulator dengan pangkat AKBP yang juga Kepala Primer Koperasi Korlantas Polri. Penanganan kasus ini memunculkan tudingan dari Polri bahwa KPK telah menabrak kesepakatan yang dilakukan. Pori pun mengumumkan para tersangka lainnya. Bahkan, Polri menyatakan tidak akan menyerahkan tiga tersangka tersebut kepada KPK.
17.31
Jakarta: Polemik penarikan 20 penyidik Polri di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan tak berlanjut. Semua pihak diminta menahan diri, jangan justru mengipasi atau mengadu Polri dengan KPK.
"Saya yakin Kapolri dan pimpinan KPK bisa bersinergi," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9).
Priyo meyakini ada jalan keluar atas kekurangan penyidik KPK. Apalagi Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sudah menjelaskan tak ada niat apapun di balik penarikan 20 penyidik Polri, selain untuk penyegaran.
Priyo berharap Polri cepat menyiapkan pengganti terbaik. Jadi tak perlu lagi ada polemik. "Pemberitaan kali ini saya juga geleng-geleng," ujar Priyo.
Priyo Minta Jangan Panaskan Suasana Polri-KPK
Jakarta: Polemik penarikan 20 penyidik Polri di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan tak berlanjut. Semua pihak diminta menahan diri, jangan justru mengipasi atau mengadu Polri dengan KPK.
"Saya yakin Kapolri dan pimpinan KPK bisa bersinergi," kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9).
Priyo meyakini ada jalan keluar atas kekurangan penyidik KPK. Apalagi Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sudah menjelaskan tak ada niat apapun di balik penarikan 20 penyidik Polri, selain untuk penyegaran.
Priyo berharap Polri cepat menyiapkan pengganti terbaik. Jadi tak perlu lagi ada polemik. "Pemberitaan kali ini saya juga geleng-geleng," ujar Priyo.
17.29
Jakarta: Salah satu rekomendasi musyawarah nasional Nahdlatul Ulama (NU) adalah meninjau pembayaran pajak. Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menilai pandangan tersebut kurang bijak namun harus dihormati.
"Kalau menggantikan pajak saya tdk sepakat. Ini kurang wise. Kalau mengganti dengan sistem yang teruji dengan model zakat perlu penjelasan." kata Priyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9).
Pimpinan DPR bidang politik, hukum dan keamanan ini mengatakan, penjelasan penting dilakukan agar tidak menimbulkan kontroversi baru. Ide yang ditawarkan para ulama layaknya menjadi bahan kajian dan masukan bagi Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Dirjen Pajak.
"Kenapa mereka mengarahkan soal itu dan orang merasa terpanggil. Selain kewajiban tapi nilai ibadah. Saya setuju tapi harus ada penjelasan konfrehensif." kata Priyo.
Terkait hukuman mati untuk koruptor, Priyo mengaku tak sepakat. Mestinya hukuman tersebut juga berlaku untuk teroris dan terpidana narkoba.
"Ulama mengatakan kalau pun itu dilakukan kepada mereka yang sudah melakukan berulang-ulang dan masif. Saya pikir itu harus mendapat apresiasi." kata Priyo.
Menyoal rekomendasi Pemilu Kada secara tidak langsung, Priyo mengaku setuju. Hanya saja formula apa yang harus dilakukan. Apakah dipilih oleh DPRD atau presiden punya kewenangan khusus.
"Semua formula akan kita formulasikan." kata Priyo.
Ia berpendapat, Pemilu Kada tidak langsung bisa diimplementasikan lewat pemilihan gubernur. Sebab itu tidak menyalahi UU.
"Yang saya catat ini kerisauan para ulama." kata Priyo.
DPR: Pajak Diganti Zakat Kurang Bijak
Jakarta: Salah satu rekomendasi musyawarah nasional Nahdlatul Ulama (NU) adalah meninjau pembayaran pajak. Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menilai pandangan tersebut kurang bijak namun harus dihormati.
"Kalau menggantikan pajak saya tdk sepakat. Ini kurang wise. Kalau mengganti dengan sistem yang teruji dengan model zakat perlu penjelasan." kata Priyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (17/9).
Pimpinan DPR bidang politik, hukum dan keamanan ini mengatakan, penjelasan penting dilakukan agar tidak menimbulkan kontroversi baru. Ide yang ditawarkan para ulama layaknya menjadi bahan kajian dan masukan bagi Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Dirjen Pajak.
"Kenapa mereka mengarahkan soal itu dan orang merasa terpanggil. Selain kewajiban tapi nilai ibadah. Saya setuju tapi harus ada penjelasan konfrehensif." kata Priyo.
Terkait hukuman mati untuk koruptor, Priyo mengaku tak sepakat. Mestinya hukuman tersebut juga berlaku untuk teroris dan terpidana narkoba.
"Ulama mengatakan kalau pun itu dilakukan kepada mereka yang sudah melakukan berulang-ulang dan masif. Saya pikir itu harus mendapat apresiasi." kata Priyo.
Menyoal rekomendasi Pemilu Kada secara tidak langsung, Priyo mengaku setuju. Hanya saja formula apa yang harus dilakukan. Apakah dipilih oleh DPRD atau presiden punya kewenangan khusus.
"Semua formula akan kita formulasikan." kata Priyo.
Ia berpendapat, Pemilu Kada tidak langsung bisa diimplementasikan lewat pemilihan gubernur. Sebab itu tidak menyalahi UU.
"Yang saya catat ini kerisauan para ulama." kata Priyo.
17.26
Washington: Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Sudan dan Tunisia. Peringatan dikeluarkan setelah aksi protes film Innocence of Muslims merebak di dua negara tersebut.
Selain itu, Pemerintah AS juga memerintahkan semua personil dan keluarga diplomat untuk meninggalkan kedutaan AS di Sudan dan Tunisia. Pemerintah mengkhawatirkan peningkatan kekerasan terhadap hal yang berhubungan dengan AS.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sudan menolak permintaan AS untuk mengirim pasukan marinir guna melindungi kedutaan besarnya di sana.
Aksi-aksi protes film anti-Islam juga terjadi di Tunisia, Afghanistan, India, Indonesia dan Australia. Meskipun demonstrasi di negara-negara berpenduduk Islam muali mereda, sekelompok orang membakar bendera Amerika Serikat di depan Kedutaan AS, Ankara, Turki, kemarin.
Adapun orang yang dilaporkan bertanggung-jawab atas pembuatan film tersebut kemarin sudah diperiksa polisi di California. Tetapi, orang tersebut tidak ditahan polisi.
AS Larang Warganya ke Sudan dan Tunisia
Washington: Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Sudan dan Tunisia. Peringatan dikeluarkan setelah aksi protes film Innocence of Muslims merebak di dua negara tersebut.
Selain itu, Pemerintah AS juga memerintahkan semua personil dan keluarga diplomat untuk meninggalkan kedutaan AS di Sudan dan Tunisia. Pemerintah mengkhawatirkan peningkatan kekerasan terhadap hal yang berhubungan dengan AS.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sudan menolak permintaan AS untuk mengirim pasukan marinir guna melindungi kedutaan besarnya di sana.
Aksi-aksi protes film anti-Islam juga terjadi di Tunisia, Afghanistan, India, Indonesia dan Australia. Meskipun demonstrasi di negara-negara berpenduduk Islam muali mereda, sekelompok orang membakar bendera Amerika Serikat di depan Kedutaan AS, Ankara, Turki, kemarin.
Adapun orang yang dilaporkan bertanggung-jawab atas pembuatan film tersebut kemarin sudah diperiksa polisi di California. Tetapi, orang tersebut tidak ditahan polisi.
17.24
VIONA Natalie Sanjaya menorehkan prestasi bergengsi di ajang Asia Pasific Festival Electone 2012. Pianis cilik asal Surabaya, Jawa Timur, itu menyabet Juara 2 untuk kategori Junior Section. Ia bahkan mendapat penghargaan sebagai musisi termuda yang meraih penghargaan tersebut.
Siswa grade lima SPINS Internasional School Surabaya itu mengalahkan peserta lain dari 15 negara seperti Hong Kong, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Taiwan. Ia pun akan kembali bersaing di ajang Junior Electone Festival Grand Final 2012 di Jepang.
Gadis kecil itu mengaku tak malu atau khawatir saat berhadapan dengan lawan yang berusia jauh lebih tua dari dirinya. Ia mengaku tetap santai sebelum tampil di atas pentas.
"Aku kalau mau tampil malah sibuk main, bercanda, dan ngobrol sama teman-teman yang lain," kata Viona.
Namun perjuangannya tak bisa dianggap enteng. Ia harus menyisihkan peserta mulai dari tingkat sekolah musik, wilayah dan kemudian tingkat Nasional. Dengan bimbingan Pramudya Hindrawan, Viona memperbanyak waktu latihannya hingga empat kali seminggu.
Viona mengaku tidak memasang target khusus untuk event bergengsi ini. Yang penting, katanya, ia main sebagus-bagusnya dan merasa gembira saat memainkan tuts piano.
"Masalah dapat juara sih itu bonus dari kerja kerasku,” ujar gadis cilik tersebut.
Tak hanya itu, Viona pun akan menunjukkan prestasinya dengan menggelar konser tunggal di Sydney Opera House, Australia. Viona pun melakukan berbagai persiapan seperti melatih mental dan kemampuan dengan menggelar konser di sejumlah kota di Indonesia.
Selama dua bulan belakangan, Viona mengaku baru menguasai dua lagu. Ia pun berlatih memainkan piano hingga enam jam sehari.
Pianis Cilik Indonesia Juara 2 Asia Pasific Festival Electone
VIONA Natalie Sanjaya menorehkan prestasi bergengsi di ajang Asia Pasific Festival Electone 2012. Pianis cilik asal Surabaya, Jawa Timur, itu menyabet Juara 2 untuk kategori Junior Section. Ia bahkan mendapat penghargaan sebagai musisi termuda yang meraih penghargaan tersebut.
Siswa grade lima SPINS Internasional School Surabaya itu mengalahkan peserta lain dari 15 negara seperti Hong Kong, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Taiwan. Ia pun akan kembali bersaing di ajang Junior Electone Festival Grand Final 2012 di Jepang.
Gadis kecil itu mengaku tak malu atau khawatir saat berhadapan dengan lawan yang berusia jauh lebih tua dari dirinya. Ia mengaku tetap santai sebelum tampil di atas pentas.
"Aku kalau mau tampil malah sibuk main, bercanda, dan ngobrol sama teman-teman yang lain," kata Viona.
Namun perjuangannya tak bisa dianggap enteng. Ia harus menyisihkan peserta mulai dari tingkat sekolah musik, wilayah dan kemudian tingkat Nasional. Dengan bimbingan Pramudya Hindrawan, Viona memperbanyak waktu latihannya hingga empat kali seminggu.
Viona mengaku tidak memasang target khusus untuk event bergengsi ini. Yang penting, katanya, ia main sebagus-bagusnya dan merasa gembira saat memainkan tuts piano.
"Masalah dapat juara sih itu bonus dari kerja kerasku,” ujar gadis cilik tersebut.
Tak hanya itu, Viona pun akan menunjukkan prestasinya dengan menggelar konser tunggal di Sydney Opera House, Australia. Viona pun melakukan berbagai persiapan seperti melatih mental dan kemampuan dengan menggelar konser di sejumlah kota di Indonesia.
Selama dua bulan belakangan, Viona mengaku baru menguasai dua lagu. Ia pun berlatih memainkan piano hingga enam jam sehari.
17.22
Pekanbaru: Perangkat pertandingan cabang olahraga (cabor) sepak bola dan futsal menuntut Panitia Besar (PB) PON XVIII/2012, di Pekanbaru, Riau, Senin (17/9). Para Wasit dan hakim garis ini kecewa karena hak mereka diabaikan PB PON Riau. Cabang olahraga yang difavoritkan itu pun hampir tidak berjalan lancar.
Intervensi Deputi Sekjen Bidang Kompetisi sekaligus menjabat Koordinator perangkat pertandingan sepakbola dan futsal PON XVIII, Shaleh Islmail Mukadar, dituding menjadi penyebab kacaunya pertandingan. Paling tidak ada dua laga sepak bola yang dibuat berantakan yakni Jambi melawan Sulawesi Tenggara, dan Jawa Tengah kontra Kalimantan Timur. Shaleh memerintahkan perangkat pertandingan untuk tidak menggelar laga itu.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin malah lepas tanggung jawab. Pihak PSSI menarik mundur 75 perangkat pertandingan cabang sepak bola dan futsal dari PON XVIII/2012 pekan lalu. PB PON XVIII cari jalan keluar dan berkoordinasi dengan wasit yang memimpin laga Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama.
Untuk itu PB PON Riau berurusan dengan Jimmy Napitupulu yang merupakan anggota Komite Wasit PSSI yang dipimpin La Nyalla Mattalitti. Beberapa laga futsal dan sepak bola pun digelar hingga menuju babak semi final. Ironisnya, hak para wasit dan hakim garis ini tidak dipenuhi PB PON XVIII sepenuhnya.
"Cabor futsal sudah selesai. Tapi PB PON belum juga menyelesaikan hak kami, termasuk soal akomodasi kami bisa sampai ke Riau. Apa salahnya kami menuntut hak setelah kewajiban kami kerjakan," kata Jimmy yang kini menjabat sebagai Koordinator perangkat pertandingan cabor sepakbola dan futsal PON XVIII.
Tak hanya itu, mereka pun meminta PB PON XVIII menjelaskan apa saja yang menjadi hak mereka sebagai perangkat pertandingan futsal dan sepakbola PON XVIII.
"Contoh saja soal uang tugas. PORDA saja perangkat pertandingan itu mendapatkan uang harian dan tugas. Tapi, di PON XVIII kami hanya mendapatkan uang harian," ungkap Jimmy.
"Belum lagi soal akomodasi kami ke Riau. Tiket harga Rp4 juta hingga Rp6 juta, mereka hanya mau ganti Rp2,5 juta. Mereka minta bantuan kami dalam kondisi mendesak, tapi dibantu kenapa malah jadi begini," tambah Jimmy.
Permasalahan ini kemudian berakhir dengan perundingan damai antara kedua pihak. Jimmy dan rekan-rekannya berharap PB PON XVIII dapat memenuhi haka para perangkat pertandingan futsal dan sepakbola tersebut.
Cabang Futsal dan Sepak Bola Tuntut PB PON
Pekanbaru: Perangkat pertandingan cabang olahraga (cabor) sepak bola dan futsal menuntut Panitia Besar (PB) PON XVIII/2012, di Pekanbaru, Riau, Senin (17/9). Para Wasit dan hakim garis ini kecewa karena hak mereka diabaikan PB PON Riau. Cabang olahraga yang difavoritkan itu pun hampir tidak berjalan lancar.
Intervensi Deputi Sekjen Bidang Kompetisi sekaligus menjabat Koordinator perangkat pertandingan sepakbola dan futsal PON XVIII, Shaleh Islmail Mukadar, dituding menjadi penyebab kacaunya pertandingan. Paling tidak ada dua laga sepak bola yang dibuat berantakan yakni Jambi melawan Sulawesi Tenggara, dan Jawa Tengah kontra Kalimantan Timur. Shaleh memerintahkan perangkat pertandingan untuk tidak menggelar laga itu.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin malah lepas tanggung jawab. Pihak PSSI menarik mundur 75 perangkat pertandingan cabang sepak bola dan futsal dari PON XVIII/2012 pekan lalu. PB PON XVIII cari jalan keluar dan berkoordinasi dengan wasit yang memimpin laga Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama.
Untuk itu PB PON Riau berurusan dengan Jimmy Napitupulu yang merupakan anggota Komite Wasit PSSI yang dipimpin La Nyalla Mattalitti. Beberapa laga futsal dan sepak bola pun digelar hingga menuju babak semi final. Ironisnya, hak para wasit dan hakim garis ini tidak dipenuhi PB PON XVIII sepenuhnya.
"Cabor futsal sudah selesai. Tapi PB PON belum juga menyelesaikan hak kami, termasuk soal akomodasi kami bisa sampai ke Riau. Apa salahnya kami menuntut hak setelah kewajiban kami kerjakan," kata Jimmy yang kini menjabat sebagai Koordinator perangkat pertandingan cabor sepakbola dan futsal PON XVIII.
Tak hanya itu, mereka pun meminta PB PON XVIII menjelaskan apa saja yang menjadi hak mereka sebagai perangkat pertandingan futsal dan sepakbola PON XVIII.
"Contoh saja soal uang tugas. PORDA saja perangkat pertandingan itu mendapatkan uang harian dan tugas. Tapi, di PON XVIII kami hanya mendapatkan uang harian," ungkap Jimmy.
"Belum lagi soal akomodasi kami ke Riau. Tiket harga Rp4 juta hingga Rp6 juta, mereka hanya mau ganti Rp2,5 juta. Mereka minta bantuan kami dalam kondisi mendesak, tapi dibantu kenapa malah jadi begini," tambah Jimmy.
Permasalahan ini kemudian berakhir dengan perundingan damai antara kedua pihak. Jimmy dan rekan-rekannya berharap PB PON XVIII dapat memenuhi haka para perangkat pertandingan futsal dan sepakbola tersebut.
17.21
Suku Pedalaman Dilibatkan pada Penutupan PON Riau
Pekanbaru: Suku asli masyarakat Riau, Sakai dan Talang
Mamak, akan dilibatkan dalam acara penutupan Pekan Olahraga Nasional
(PON) XVIII/2012, 20 September 2012. Ikut ambil bagian pula dalam
perhelatan itu seniman dan budayawan Riau yang akan mempersembahkan
wujud peradaban Melayu Riau, dikemas melalui berbagai unsur seni,
seperti sastra, musik, tari, dan teater.
Pengarah program pergelaran budaya, Alazhar, mengatakan, acara penutupan PON yang mengambil tema Dalam Kasih Sayang Air III tak hanya menampilkan berbagai unsur seni, melainkan juga masyarakat pedalamannya. "Akan kami tampilkan penari sekaligus penutur lisan masyarakat Sakai yang menyatu dengan pergelaran, sehingga dapat dinikmati secara umum sebagai suatu pertunjukan seni," kata Alazhar di Pekanbaru, Senin (17/9).
Alazhar yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau, menambahkan, suku Sakai akan menarikan tarian Olang-olang. Tari ini menggambarkan, seburuk-buruknya kondisi bumi, toh masih tetap memiliki kebaikan. Itu pula yang dirindukan alam kayangan atau langit. Nilai yang bisa diambil dari konsep tarian ini: manusia selalu punya harapan untuk memperbaiki diri dari berbagai kesalahan.
Pergelaran budaya ini adalah lanjutan dari atraksi budaya pembukaan PON, 11 September 2012. Saat itu acara bertajuk Dalam Kasih Sayang Air I dan II. Air dan peradaban menjadi tema besar dalam acara itu dengan alasan air adalah awal dari reproduksi manusia yang melingkupi sebagian besar bumi. Tak heran air menjadi isu universal sepanjang masa.
Penulis skenario Taufik Ikram Jamil mengatakan pengusungan masyarakat Sakai dan Talang Mamak memang menjadi satu kesatuan dalam gelar budaya PON Riau. Menurutnya pergelaran budaya itu memperlihatkan perjalanan suatu peradaban. Kedua suku asli Riau itu merupakan identifikator perpindahan manusia dari daratan Asia ke Nusantara 3.000 sebelum Masehi.
"Tidak hanya menampilkan makna yang terkandung dalam tari Olang-olang melainkan bentuk kesenian Riau yang senantiasa dapat berdialog dengan kecenderungan seni masa kini antara lain tari zapin dengan hentakan musik hip hop dan sebagainya," kata Taufik.Ikram.
Pergelaran budaya dalam pembukaan dan penutupan PON XVIII sudah dipersiapkan sejak enam bulan lalu. Sebanyak 2.500 lebih seniman dan masyarakat dilibatkan dalam acara tersebut.
Pengarah program pergelaran budaya, Alazhar, mengatakan, acara penutupan PON yang mengambil tema Dalam Kasih Sayang Air III tak hanya menampilkan berbagai unsur seni, melainkan juga masyarakat pedalamannya. "Akan kami tampilkan penari sekaligus penutur lisan masyarakat Sakai yang menyatu dengan pergelaran, sehingga dapat dinikmati secara umum sebagai suatu pertunjukan seni," kata Alazhar di Pekanbaru, Senin (17/9).
Alazhar yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau, menambahkan, suku Sakai akan menarikan tarian Olang-olang. Tari ini menggambarkan, seburuk-buruknya kondisi bumi, toh masih tetap memiliki kebaikan. Itu pula yang dirindukan alam kayangan atau langit. Nilai yang bisa diambil dari konsep tarian ini: manusia selalu punya harapan untuk memperbaiki diri dari berbagai kesalahan.
Pergelaran budaya ini adalah lanjutan dari atraksi budaya pembukaan PON, 11 September 2012. Saat itu acara bertajuk Dalam Kasih Sayang Air I dan II. Air dan peradaban menjadi tema besar dalam acara itu dengan alasan air adalah awal dari reproduksi manusia yang melingkupi sebagian besar bumi. Tak heran air menjadi isu universal sepanjang masa.
Penulis skenario Taufik Ikram Jamil mengatakan pengusungan masyarakat Sakai dan Talang Mamak memang menjadi satu kesatuan dalam gelar budaya PON Riau. Menurutnya pergelaran budaya itu memperlihatkan perjalanan suatu peradaban. Kedua suku asli Riau itu merupakan identifikator perpindahan manusia dari daratan Asia ke Nusantara 3.000 sebelum Masehi.
"Tidak hanya menampilkan makna yang terkandung dalam tari Olang-olang melainkan bentuk kesenian Riau yang senantiasa dapat berdialog dengan kecenderungan seni masa kini antara lain tari zapin dengan hentakan musik hip hop dan sebagainya," kata Taufik.Ikram.
Pergelaran budaya dalam pembukaan dan penutupan PON XVIII sudah dipersiapkan sejak enam bulan lalu. Sebanyak 2.500 lebih seniman dan masyarakat dilibatkan dalam acara tersebut.
17.15
SIR Alex Ferguson yakin sudah menemukan bintang baru yang akan menjadi aset tak ternilai bagi Manchester United. Sang calon bintang itu adalah Nick Powell, salah satu gol kemenangan MU atas Wigan.
MU awalnya bermain lesu di Old Trafford. Setan Merah baru menyengat di babak kedua dengan raihan empat gol yang masing-masing dicetak Paul Scholes, Javier Hernandez, Alexander Buttner, dan Powell. Powell yang menjadi pemain pengganti mencetak gol ketika baru beberapa menit main.
Sir Alex girang bukan kepalang. "Nick Powell akan jadi pemain yang sangat hebat," puji Ferguson. "Temperamennya bagus. Dua kakinya gesit. Striker yang hebat."
"Untuk anak umur 18 tahun, hari itu benar-benar luar biasa," tambahnya tentang laga akhir pekan Powell yang baru dibeli musim panas lalu dari Crewe Alexandra itu.
Begitu terkesannya Ferguson pada bocah yang ditransfer dengan nilai antara £3-£6 juta (Rp46-92 miliar) ini, sampai ditulis oleh Daily Mail bahwa Powell diproyeksikan sebagai pengganti Paul Scholes.
Saat masih bergabung dengan Crewe, Powell memenangi penghargaan Liga Sepakbola Muda Inggris pada Desember 2011. Kepindahannya ke MU juga membuatnya sangat bersemangat. "Mimpi yang jadi kenyataan bisa teken kontrak dengan Manchester United," katanya. "Saya senang di Crewe dan sangat berterimakasih sudah dibimbing selama 13 tahun ini."
Ferguson Klaim Temukan Bintang Baru MU
SIR Alex Ferguson yakin sudah menemukan bintang baru yang akan menjadi aset tak ternilai bagi Manchester United. Sang calon bintang itu adalah Nick Powell, salah satu gol kemenangan MU atas Wigan.
MU awalnya bermain lesu di Old Trafford. Setan Merah baru menyengat di babak kedua dengan raihan empat gol yang masing-masing dicetak Paul Scholes, Javier Hernandez, Alexander Buttner, dan Powell. Powell yang menjadi pemain pengganti mencetak gol ketika baru beberapa menit main.
Sir Alex girang bukan kepalang. "Nick Powell akan jadi pemain yang sangat hebat," puji Ferguson. "Temperamennya bagus. Dua kakinya gesit. Striker yang hebat."
"Untuk anak umur 18 tahun, hari itu benar-benar luar biasa," tambahnya tentang laga akhir pekan Powell yang baru dibeli musim panas lalu dari Crewe Alexandra itu.
Begitu terkesannya Ferguson pada bocah yang ditransfer dengan nilai antara £3-£6 juta (Rp46-92 miliar) ini, sampai ditulis oleh Daily Mail bahwa Powell diproyeksikan sebagai pengganti Paul Scholes.
Saat masih bergabung dengan Crewe, Powell memenangi penghargaan Liga Sepakbola Muda Inggris pada Desember 2011. Kepindahannya ke MU juga membuatnya sangat bersemangat. "Mimpi yang jadi kenyataan bisa teken kontrak dengan Manchester United," katanya. "Saya senang di Crewe dan sangat berterimakasih sudah dibimbing selama 13 tahun ini."
Langganan:
Postingan (Atom)










