Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Persela Kerjasama Dengan Produsen Rokok?

Selasa, 15 Januari 2013

Kabarlamongan.com; Lamongan- PT LI tak lagi gandeng PT Djarum sebagai sponsor utama ISL 2012/2013. Klub-klub ISL siap gaet produsen rokok.

Sejak 1994, saat kompetisi sepakbola Indonesia melebur dari format 2 strata, yakni Liga Sepakbola Utama (Galatama) dan Perserikatan, ajang sepakbola nasional hampir selalu beroleh sponsor utama produk rokok.
Tercatat hanya 1 perusahaan di luar produk rokok yang sanggup mendanai kompetisi tertinggi di Indonesia. Dalam kurun 1999-2004, Bank Mandiri jadi pendukung utama Liga Indonesia.

Sekretaris PT Liga Indonesia (LI) Tigorshalom Boboy mengungkap selama ini pihak penyelenggara kerap mencari perusahaan produsen rokok sebagai sponsor utama kompetisi sepakbola di Indonesia.

"Jujur saja, hanya perusahaan rokok yang bersedia membuka diri dan mau berkomitmen jadi sponsor utama sejak 2005 hingga musim 2011/2012," papar Tigorshalom.

Sebelum sepakbola Indonesia dilanda kisruh, PT Djarum sejak 2005 hingga 2012 jadi satu-satunya produsen rokok yang konsisten merogoh kocek mendanai Liga Indonesia. Itu karena sepakbola adalah olahraga paling popular dan selalu ditonton banyak orang.

"Sepakbola jadi media luar biasa bagi rokok. Soal aturan menyangkut tembakau, itu bukan wewenang kami. Terpenting, kami tetap patuh dengan skema aturan dalam tayangan di televisi," kata Tigorshalom.

Sayang, di musim 2012/2013, PT Djarum memilih menepli dulu. Mereka tak melanjutkan kerja sama dengan PT LI.

"Sudah dipastikan selesai dengan PT Djarum. Kini, justru ada perkembangan baru, yaitu beberapa klub ISL bakal menggaet perusahaan rokok sebagai sponsor mereka. Dulu, aturannya, sponsor klub dilarang berhadapan dengan sponsor utama. Kini, tak ada sponsor utama sehingga klub berhak gunakan sponsor apapun, termasuk produsen rokok," jelas pria berusia 32 itu.

Meski memilih bungkam soal detail klub yang bakal merangkul produsen rokok, Tigorshalom tak menolak jika disebut klub asal Jawa Timur sebagai kandidat kuat. "Dari sisi geografis, produsen rokok di wilayah Jawa Timur cukup besar. Jadi, potensi kerja samanya memang lebih terbuka," ujarnya.

Terkait itu, Persela Lamongan dan Gresik United disebut-sebut jadi tim terdekat pada kemungkinan jalin komitmen dengan beberapa produsen rokok.(Sportiplus)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.