Kabarlamongan.com: Lamongan- Di final Piala Gubernur Jatim, 30 Desember 2012 silam, Persela Lamongan
sukses mengalahkan Arema di Stadion Kanjuruhan Malang, dengan skor 2-0.
Sukses mempermalukan Arema di kandangnya, diakui Persela sebagai kado
istimewa di akhir tahun, serta dijadikan modal utama jelang bergulirnya
pentas Liga Super Indonesia (LSI) musim ini.
Di laga perdana LSI,
Persela akan menjamu tamunya Persepam Madura United (MU), di Stadion
Surajaya Lamongan, Rabu (16/1/2013). Di laga inilah, Laskar Joko Tingkir
berharap bisa mengulang momen indah di Stadion Kanjuruhan. Jika Persela
bisa mencukur Arema di Stadion Kanjuruhan yang terkenal angker bagi tim
tamu, maka saat menjamu Persepam di Stadion Surajaya, Persela wajib
menang.
“Kemenangan di Stadion Kanjuruhan adalah modal besar bagi
kami sebelum perang di LSI. Kami harap, apa yang sudah kami torehkan di
Kanjuruhan, bisa terwujud lagi di Surajaya, saat Persela bentrok dengan
Persepam,” tegas Didik Ludiyanto, Asisten Pelatih Persela, Selasa
(15/1/2013).
Dijelaskan Didik, kemenangan atas Arema tersebut
janganlah membawa takabur bagi pemain Persela. Diharapkan, kemenangan
itu seyogyanya dijadikan pelecut semangat agar bisa tampil memukau saat
menjamu Persepam nanti. “Bermain di kandang adalah keuntungan utama.
Ribuan pendukung pasti berharap Persela mengalahkan Persepam. Dan mau
tidak mau, tiga poin adalah harga mati buat kami,” kata Didik.
Menghadapi
Persepam, ungkap Didik, Pelatih Kepala Gomes de Olivera akan menurunkan
komposisi 4-2-3-1 dengan mengandalkan Mario Alejandro Costas sebagai
striker tunggal. Bomber asal Argentina ini diharapkan bisa memberikan
kejutan bagi LA Mania lewat golnya ke gawang Persepam. “Kami menggunakan
striker tunggal. Siapa yang paling siap, dialah yang akan kami
turunkan. Dan untuk saat ini, Costas-lah yang paling siap untuk
diturunkan sebagai striker tunggal,” kata Didik.
Disinggung
mengenai kekuatan Persepam, Didik mengakui, meskipun berpredikat sebagai
tim promosi, namun Persepam tidak boleh dipandang sebelah mata.
Apalagi, di LSI ini, Persepam sudah melakukan persiapan matang dengan
menggaet pemain-pemain baru. Salah satunya adalah pemain asal PSMS
Medan, Osas Marvelous Saha yang kini berjersey Persepam. “Semua pemain
Persepam layak diwaspadai. Namun, yang harus dikawal ketat adalah
pergerakan Saha di lini depan. Dia sangat cepat dan berbahaya,” kata
Didik.(Surya)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami