Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Buta Huruf Di Lamongan Masih Tinggi

Rabu, 05 Desember 2012

Kabarlamongan.com: Lamongan- Jumlah warga buta aksara di Kabupaten Lamongan mencapai 46.000 orang. Mirisnya, masyarakat yang tidak bisa mambaca dan menulis itu adalah mereka yang masih dalam usia produktif, yaitu antara 15 tahun hingga 50 tahun.

Menghadapi fonomena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan segara menggelar program Keaksaraan Fungsional (KF). Yakni kerjasama dengan PKK, Dharwa Wanita Persatuan, dan Ormas seperti Aisyiyah, dan Muslimat NU yang membuka kelompok warga belajar di masing-masing desa.

Untuk meningkatkan motivasi tutor KF dan keikutsertaan warga dalam mengikuti pembelajaran, Dinas Pendidikan menggelar lomba. Seperti lomba antar tutor KF, lomba warga belajar peserta Paket A, B, dan Paket C, serta lomba antarwarga belajar peserta KF.

“Kami juga memberikan pelatihan pada tutor KF untuk meningkatkan mutu pendidikan yang diberikan. Warga peserta tidak hanya diberikan kemampuan baca tulis dan hitung namun juga diberi bekal keterampilan menjahit,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Agus Suyanto, Rabu (05/12/2012).
Dengan program itu Agus optimis, Lamongan akan terbebas dari buta aksara.(lensa)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.