Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Wabup Amar sidak, Dua Proyek Jadi Korban

Selasa, 08 Januari 2013

Kabarlamongan.com: Lamongan- Lama tak terdengar, Wakil Bupati Lamongan, Amar Saifudin Selasa (8/1/2013) kembali turun gunung di dua proyek anggaran 2012,  jembatan  Bonringin Soko  Karangbinangun senilai Rp 1, 6 miliar dan jalan homtix sepanjang 2.230 meter x 3,50 meter dari  Dinoyo - Rejotengah Kecamatan Dekat senilai Rp 1 miliar.

Di luar dugaan, sang wakil bupati  mendapati kedua proyek itu  penggarapannya diduga tidak sesuai bestek.

Hasil bangunannya, menurut Amar Saifudin jauh dari bestek yang semestinya. Untuk jembatan Bonringin Kecamatan Karangbinangun panjang 11 meter x 7 meter , hampir separuh jalannya ambles, trotoar jembatan pecah - pecah, plengsengan di kanan kiri, utara dan selatan retak.

Sementara pihak pelaksanan jembatan,  CV Budi Luhur nampak kalangkabut harus memperbaiki kerusakan di sejumlah titik bersamaan sidak Amar Saifudin. Bahkan separuh jalan yang amblas masih ditutup pasir dan batu kecil."Ini kan ada konsultannya, kalau bangunannya sesuai bestek tak begini jadinya," tegur Amar Saifudin di lokasi.

Puas memelototi bangunan jembatan, Amar Saifudin melanjutkan inspeksinya ke jalan hotmix dari Dinoyo hingga Rejotengah yang ditangani CV Terang Abadi. Senilai Rp 1.047.480.000. Di jalur ini ketebalan jalan hampir tinggal separuh dari 5 cm tinggal sekitar 2, 5 cm. Sedangkan lebar jalan juga berkurang dari bestek semestinya 3, 50 meter tergarap hanya 3, 10 meter, berarti kurang 40 cm x panjang 2, 230 meter. 

Proyek ini digarap mulai 14 April - 15 September 2012. Amar bahkan langsung turun dan sengaja mengelupas hotmix dengan tangannya. Dan mengukur lebar jalan dengan meteran yang telah disiapkan di mobil. "Pakai tangan saja bisa, tidak usah pakai alat. Lha wong tipisnya gini,"kata Amar Saifudin.

Wakil bupati asal PAN meminta internal pemkab, dari inspektoran dan dinas yang terkait bisa menindak lanjuti temuan ini."Kalau internal tidak ada hasilnya. Polisi dan kejaksaan harus bertindak," tegas Amar.

Kalau pelaksana proyek punya itikad baik, mereka pasti akan membangun sesuai dengan bestek. Apa yang dilakukannnya semata untuk kepentingan pembangunan di Lamongan selanjutnya. “Kalau rekanan garapnya asal – asalan terus, bagaimana bisa memberikan kepuasan kepada masyarakat. Ini harus dipertanggungjawabkan,”tegas Amar.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.