Kabarlamongan.com: Lamongan- Melalui Program Lamongan Green and Clean (LGC),
Lamongan menargetkan di 2015 bebas dari sampah. Program LGC jilid tiga
ini akan fokus pada pengambangan Bank Sampah tersebut, Selasa
(8/1/2013)) di launching di Pendopo Lokatantra oleh Bupati Fadeli.
Camat
dan lurah, kades, RT dan RW serta sebagian warga dilibatkan diacara
launching . Mereka yang telah berpartisipasi aktif dalam tiga kali
atau LGC jilid III. Atas peran serta masyarakatlah, Adipura enam kali
berturut-turut dan berbagai prestasi di bidang lingkungan hidup bisa
diraih Lamongan.
“Di tahun 2013 ini, ditargetkan seluruh RT-RT di
Kota Lamongan atau 100 persen sudah memiliki Bank Sampah. Karena di
tahun 2012 lalu, dari 157 RT di Kota Lamongan, sudah ada 104 Bank
Sampah, “ ungkap Fadeli, Bupati Lamongan
Program LGC lewat
partisipasi masyarakat sukses mengelola timbunan sampah hingga 25 persen
atau 28,3 meter kubik. Sementara di tahun ini, LGC yang mengangkat tema
menuju Lamongan merdeka dari sampah melalui bank sampah itu, timbunan
sampah yang bisa dikurangi bisa mencapai 40 persen. “Bukan di Kota
Lamongan, 26 kecamatan lain di Lamongan juga sudah memiliki RT
percontohan dengan Bank Sampah, “ imbuhnya.
Terpisah, Kepala
Badan Lingkungan Hidup Lamongan (BLH) Sukiman menyebutkan pada LGC II,
kesuksesannya didukung peran serta oleh 4.642 kader lingkungan di Kota
Lamongan. Bahkan partisipasi masyarakat sangat tinggi, mencapai sebesar
Rp 2,320 miliar. Sedangkan nilai ekonomis dari pengelolaan Bank Sampah
berupa sampah kering mencapai Rp 245 juta dan Rp 177 juta untuk sampah
basah.
“Tingginya partisipasi masyarakat dalam Program LGC juga
ditunjukkan dengan munculnya berbagai inovasi. Diantaranya dengan adanya
waste water treatment, atau perangkat pengelola air limbah, di 20 RT,
“ungkapnya.(Surya)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami