Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Percepatan Pembangunan Lamongan Di Sosialisasikan

Selasa, 15 Januari 2013

Kabarlamongan.com: Lamongan- Dalam rangka pemerataan pembangunan, grand strategi percepatan  pembangunan Lamongan disosialisasikan kepada seluruh SKPD dan Camat.  Karena satu masalah  besar pembangunan di Lamongan adalah soal pemerataan. 

Itu diungkapkan staf ahli Mendagri, Ketut Puspawati ketika sebagai  pembicara, Senin (14/01/2013) di Sasana Nayaka. Ditegaskan, program grand strategy ini diharapkan bisa membantu Kabupaten Lamongan melakukan lompatan. Sehingga bisa berbanding lurus dengan kenaikan rata-rata indek pembangunan manusia  (IPM) Jawa Timur.

Secara garis besar, strategi pembangunan yang akan dilakukan adalah melakukan reorientasi anggaran belanja daerah, dan menerapkan proporsionalisasi anggaran belanja pembangunan, dan  memaksimalkan penyertaan sumberdaya masyarakat dan pihak swasta.

Selanjutnya, meningkatkan peran aparat kecamatan, desa, kelurahan dengan  sasaran program pembangunan pada kecamatan, desa, kelurahan, penduduk tertinggal, serta simplifikasi dan optimalisasi program kegiatan pembangunan daerah.

“Dengan penetapan target dari grand strategi bisa menjadikan indek pembangunan manusia (IPM) Lamongan pada posisi 15 keatas. Dimana saat ini Lamongan masih peringkat 21 di Jatim,”ungkapnya.

IPM yang harus dikejar  terdiri dari tiga komponen utama. Yakni kesehatan, pendidikan, dan ekonomi atau urusan pilihan. Sementara Lamongan dengan IPM 70.13 masih dibawah rata-rata Jawa Timur.  Karena salah satu masalah besar di Kabupaten Lamongan adalah pemerataan. Dengan grand strategi percepatan pembangunan bisa meningkatkan IPM di Lamongan sebagai tolak ukur keberhasilan program pembangunan.

Sosialisasi ini menurutnya  dalam rangka akselerasi pembangunan daerah Lamongan dan sebagai salah satu upaya percapaian efisiensi pembangunan daerah.
Sementara itu Bupati Fadeli dalam sambutannya menambahkan,  jika  IPM  masih rendah, berarti program pembangunan belum tepat dan masih ada kelemahan. “Bila kita lakukan bersama-sama dengan berbagai program yang ada saya yakin untuk menuju Lamongan yang tambah sejahtera dan tambah makmur bisa tercapai, “ ujarnya.

Lebih penting lagi adalah kondisi riil di masyarakat,  yakni potensi SDM maupun SDA Lamongan yang belum dioptimalkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat.

“Grand Strategy ini harus menjadi komitmen dan kebutuhan yang kuat dari semua SKPD. Sekali lagi, program yang telah dirumuskan dalam Grand Strategy ini harus dijadikan kebutuhan dan prestasi kerja yang harus dilaksnakan dan menjadi target individual maupun kelompok, “ tegasnya.(Surya)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.