Kabarlamongan.com: Lamongan- Bertempat di Pendopo Lokantara Lamongan, diluncurkan Program Water For Life (Air Untuk Kehidupan) oleh Singapore International Foundation (SIF). Proyek ini adalah program bantuan hasil donasi dari siswa Pioneer Junior College yang bekerjasama dengan lembaga Metro Dept Store.
Dijelaskan oleh Governor dari SIF, Jennifer Lewis, tanpa air bersih, tidak ada yang bisa bertahan sebagai orang yang aktif dan produktif.
“Adalah keinginan terbesar kami melalui program berbagi ini, masyarakat Lamongan dapat menikmati air bersih sehingga hidup kita menjadi lebih sehat, baik di sekolah maupun di pedesaan,“ ujar Lewis dalam Bahasa Inggris.
Ditambahkan Lewis, program bersama Dinas PU Cipta Karya Lamongan itu berupaya menghadirkan air bersih agar lebih dekat ke sekolah dan desa. Program Water For Life menyediakan 150 filter air membran yang akan dipasang di sekolah dan desa sehingga member manfaat bagi 50 ribu anak-anak dan orang dewasa selama tiga tahun.
Penjelasan terpisah disampaikan oleh Jacqueline Tan dari Metro Dept Store Singapura. Selain proyek fisik, sejumlah siswa dari Pioneer Junior College akan menjadi relawan di Lamongan untuk memberikan kelas pendidikan kesehatan dan kebersihan di sejumlah sekolah.
Menurut Kepala Sekolah Pioneer Junior College, Michael Munhunthan, kegiatan itu adalah program tahunan sekolahnya untuk menggali rasa empati dan tanggung jawab sosial siswa. “Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dari pengembangan karakter yang sesuai dengan visi sekolah kami untuk selalu melayani dan mempelajari,“ kata dia.
Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, di kesempatan yang sama berharap agar proyek tersebut tidak diartikan sebagai satu pihak mengajarkan kepada pihak yang lain. Namun sebagi sebuah kegiatan untuk saling belajar.
Donasi itu sendiri dikumpulkan 532 siswa Pioneer Junior College pada Desember tahun lalu di empat oulet Metro Dept Store. Lamongan yang menjadi sasarn program ini, sebagaimana diungkapkan Staf Ahli Bidang Kesra Pemprov Jatim Agus Nirbito, akan diwujudkan dalam 150 filter air bersih untuk 130 sekolah dan 20 desa.
Menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menjadi sasaran program dari SIF tersebut, Bupati Fadeli berharap kegiatan itu bisa meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan Lamongan yang dari tahun ketahun terus menunjukkan kenaikan menggembirakan.
Rombongan dari Singapura itu selanjutnya melakukan kunjungan di SDN Sukorejo 2 Lamongan yang menjadi salah satu lokasi proyek. Siswa sukarelawan dari Pioneer Junior College itu selanjutnya menunjukkan pemasangan filter air dan melakukan kelas pendidikan tentang kesehatan. (Ali Muhtar - titik/RRI)
Water For Live, Bantuan Siswa Singapura Untuk Lamongan
Rabu, 12 Juni 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami