Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Lagi, Seorang Perampok Tertangkap

Senin, 10 Juni 2013

Kabarlamongan.com: Lamongan - Setelah lima kawanan perampok  yang beraksi di Mantup berhasil dibekuk, dua di antaranya ditembak  mati karena melawan petugas. Kini satu lagi komplotan residivis sadis gabungan pelaku Malang, Pasuran dan Surabaya kembali berhasil diciduk dan dilumpuhkan.

Imam Fauzi (25) asal Desa Pajangan RT 11 RW 1,  Kecamatan Poncosumo Malang tak berkutik setelah dijemput petugas di rumahnya, Minggu (9/6/2013) malam.

Sayangnya, pelaku yang masih adik kandung tersangka Mulyono,  satu di antara tersangka perampokan Lamongan yang ditangkap Polres Gresik ini saat dalam perjalanan dikeler hingga Senin (10/6/2013) pagi  berusaha hendak melarikan diri.

“Kita sudah peringatkan tiga kali tembakan ke udara, tapi tidak diindahkan. Terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan tepat di kaki kirinya,”ungkap AKP Hasran didampingi Kasubag Humas AKP Moc Umar Dhami kepada Surya Online, Senin (10/6/2013).

Tertangkapkan Imam Fauzi ini hasil pengembangan penyelidikan petugas setelah tertangkapnya  lima tersangka sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan, sebenarnya tersangka Imam Fauzi ini adalah pemula yang diajak olah kakaknya, Mulyono.

Saat beraksi merampok di rumah Bidan Sundari di Dusun Oro – oro Ombo Mantup, pelaku bertugas memanggul para tersangka untuk masuk pekarangan rumah korban melalui pagar setinggi 2,5 meter di barat rumah.

“Saya terakhir masuk dengan cara ditarik teman – teman yang sudah ada di dalam pekarangan. Karena dianggap tidak pantar, akhirnya saya ditugasi jaga di pintu gerbang rumah saat kawan – kawan beroperasi di dalam rumah,”aku Imam Fauzi.

Usai berhasil melumpuhkan delapan penghuni rumah, Kamis (30/5)  dan membawa barang hasil rampokan termasuk dua sepeda motor. Imam Fauzi kebagian tugas tambahan saat kabur untuk menyetir salah satu dari dua sepeda motor hasil rampokan, yakni sepeda motor Honda Beat nopol S 5824 LF.

Ketika sampai di Surabaya kendali sepeda motor diambil alih temannya lantaran tersangka dianggap kurang cekatan saat melaju dan ditakutkan tertangkap.

Imam Fauzi yang kerjaan rutinnya  pembuat tahu di Bali ini terlibat atas bujukan kakaknya. Ia diminta pulang dengan iming – iming ada pekerjaan yang lebih menjanjikan. Saat perencanaan aksi, Imam mengakui tidak banyak tahu dan hanya diminta mengantar Mulyono, kakaknya di Arjosari dan berlanjut ke Surabaya.
   
Di rumah teman Muloyono, Imam Fauzi dikenalkan dengan orang bernama Heny yang punya nama asli Supriyadi.”Ya Heny itu yang minta ke kakak saya, agar saya diajak sekalian. Katanya untuk jangkepan,” ungkap Imam Fauzi.

Keberangkatan kawanan perampok ini diawali dari satu tempat di Surabaya menuju sasaran di Lamongan. Usai merampok, Imam hanya kebagian Rp 500 ribu. Itu bagian dari hasil penjualan sepeda motor. Tertangkapkan Imam Fauzi ini menambak catatan jumlah tersangka yang beraksi di dua tempat, rumah H Hadi Prayitno dan Bidan Sundari  yang berhasil dibekuk Resmob.

Sebelumnya kawanan perampok yang ditangkap secara estafet selama dua hari Jumat (31/5/2013) hingga Sabtu (1/6/2013) malam,  M Zainuddin (22) asal Perumahan Bumi Sari Praja Selatan Gg 1/6 Sambikerep Surabaya, Dwi Susilo  (26) keduanya asal Perumahan Bumi Sari Praja Selatan Gg 1/6 dan nomor 26  Sambikerep Surabaya, Aris Mulyadi (31) jalan Tubanan Kelurahan Karangpoh Kecamatan Tandes Surabaya.

Supriyadi alis Henny (31) asal Dusun Waringin RT 2 /RW 5 Desa Bunder Kecamatan Tumpang Malang, Khoirul alias Kancil (25) asal Dusun Pakel RT 5/RW 3 Desa Baturetno Kecamatan Singosari Malang.

Kapolres Lamongan AKBP Solehan dikonfirmasi terkait keberhasilan dan tindakan anggota yang berhasil menangkap dan terpaksa ada yang dilumpuhkan, ia sangat mendukung.”Kalau secara yuridis terbukti dan melawan petugas, tembak ditempat. Saya bisa lebih keras lagi, jangan hadapkan orangnya ke saya, tapi mayatnya,”tegas Solehan.

Ia bahkan berharap anggotanya tidak mentolelir bagi pelaku kejahatan yang melawan petugas saat ditangkap.”Sikat saja,” ungkapnya singkat. (*/Surya)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.