Jakarta:Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat mempertanyakan sistem keamanan nasional pasca-terjadinya bentrokan antara warga Ogam dan Balinuga di Lampung Selatan, Lampung. Politikus Gerindra ini pun menduga aparat keamanan tak bisa diandalkan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia
"Jangan-jangan aparat kita tidak dapat diandalkan menjaganya, padahal NKRI ini harus bisa dijaga dengan kemampuan aparat keamanan yang handal," kata Martin kepadaMetrotvnews.com, Jakarta, Selasa (30/10).
Martin mempertanyakan sejauh mana sistem keamanan nasional dapat mengatasi konflik di berbagai tempat di Indonesia. Ada hampir 800 ribu aparat Polri dan TNI yang digaji negara, tapi tak begitu menonjol prestasinya.
Bagi Martin, kerusuhan yang terjadi di Lampung Selatan adalah contoh betapa kurang effektifnya sinergi yang dibangun. Martin berharap kerusuhan di Lampung tak berkepanjangan seperti di Kalimantan, Aceh, Poso, Ambon dan Maluku Utara.
"Hendaknya peristiwa itu dapat menyadarkan pemerintah betapa pentingnya satu negara yang besar seperti Indonesia ini memiliki sistem Keamanan Nasional yang terpadu dan effektif dalam mengatasi kerusuhan dan menjaga keutuhan NKRI," kata Martin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami