Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

10 Anggota DPR Pemalak BUMN

Selasa, 30 Oktober 2012

Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan ada 10 nama oknum anggota DPR RI yang diduga pernah meminta jatah ke BUMN.

Menteri yang mengayomi 141 BUMN itu berjanji membeberkannya bila mendapatkan panggilan resmi dari anggota DPR RI.

"Saya punya list-nya. Tidak sampai 15, namun sekitar 10 orang saja," kata Dahlan saat ditemui usai rapat pimpinan di Kantor PT Permodalan Nasional Madani Persero, Jakarta, Selasa (30/10).

Sebelumnya diberitakan, Kementerian BUMN telah membeberkan ada 15 oknum DPR RI yang kerap meminta jatah ke BUMN.

Dahlan menegaskan, BUMN tidak pernah melakukan hal itu. Sebab BUMN bukan bagian dari "industri kebohongan" menyusul banyaknya "industri kebohongan" yang sangat berkembang dengan pesat belakangan ini.

"Masa begitu perlu ditanggapi. Tidak mungkinlah BUMN menyebarkan hal itu. BUMN bukan bagian dari 'industri kebohongan'," ujarnya.

Dahlan juga enggan mencari tahu pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan kebohongan tersebut. "Saya tidak akan mencari tahu siapa yang menyebarkan SMS itu," tegas Dahlan.

Tuntutan untuk mengungkapkan nama-nama oknum DPR yang diduga meminta jatah upeti kepada BUMN itu muncul setelah ada surat edaran dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam kepada para menteri dan jajaran di Kabinet Indonesia Bersatu II.

Surat Edaran Nomor 542/Seskab/IX/2012 itu memuat tentang pengawalan APBN 2013/2014 untuk mencegah praktik kongkalikong dalam pengelolaan anggaran negara.

Dalam surat yang tembusannya disampaikan kepada Presiden, Wakil Presiden, Kepala UKP4, dan Mendagri itu, Seskab menyampaikan bahwa secara formal dan persentase, besaran APBN sejak 2005 hingga ke persiapan 2013 terus meningkat.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.