Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Polres Cianjur Tangkap 28 dari 80 Imigran Gelap

Senin, 20 Agustus 2012

Cianjur: Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap sedikitnya 28 orang imigran gelap asal Iran, Irak, dan Pakistan. Para imigran ilegal diduga hendak memasuki Pulau Christmas, Australia melalui jalur pesisir Pantai Jayanti Cisela Kecamatan Cidaun, Ahad (19/8) dinihari.

Kapolres Cianjur AKB Agustri Heryanto mengatakan, penangkapan imigran ilegal dari Iran, Irak, dan Pakistan itu merupakan kerja sama Polsek Cidaun dengan Koramil Cidaun.

Saat penyergapan di sebuah kawasan hutan, imigran yang berjumlah 80 orang itu hendak melarikan diri. Namun satu orang di antaranya yang cacat ditangkap lantaran tidak bisa melarikan diri. Dari pengejaran terhadap imigran ilegal itu, aparat menangkap 28 orang.


"Seluruhnya ada 80 orang imigran yang akan menyelundup ke Pulau Christmas Australia. Dari jumlah itu berhasil ditangkap 28 orang, dan saat ini diamankan," kata Agustri.

Saat berada di Polres Cianjur, seorang imigran berbadan tinggi besar berupaya menyerang kontributor Metro TV Nur Achmad yang sedang mengambil gambar. Tidak hanya itu, lelaki itu menyerang polisi. Akibatnya, kedua tangan lelaki tersebut diborgol.

Agustri mengaku, sudah mengendus indikasi penyelundupan imigran gelap melalui pesisir pantai selatan Cianjur sejak tiga bulan lalu. Karena itu, pihaknya terus mengintensifkan petugas patroli, utamanya di wilayah pesisir Pantai Jayanti Cisela Cidaun dan Pantai Apra Sindangbarang.

"Kami memang terus memonitor adanya indikasi penyelundupan imigran gelap ini sejak tiga bulan lalu dengan mengintensifkan patroli utamanya di perairan pantai selatan," kata Agustri.

Kepala Sub Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Sukabumi Irfan Safari mengatakan, seluruh imigran gelap yang berhasil ditangkap dari Cidaun kemungkinan besar akan ditampung sementara di hotel di Sukabumi atau Bogor.

Dari 28 orang imigran gelap yang diamankan di Mapolres Cianjur, tiga di antaranya memiliki kelengkapan dokumen. Namun tetap tak menggugurkan proses pendataan dan pemeriksaan.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur Tom Dani Gardiat tak menampik jika seluruh imigran gelap itu tak mungkin ditampung sementara di Cianjur. Kemungkinan besar akan ditampung di Sukabumi atau Bogor. "Semua hotel di Cianjur penuh ditambah akan ada pengamanan kedatangan Wakil Presiden RI ke Istana Cipanas," kata Tom.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.