Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Obama Buka Bersama di Gedung Putih

Sabtu, 11 Agustus 2012

Washington: Puluhan diplomat asing, dua anggota Kongres Muslim Amerika dan beberapa keluarga korban 9/11 menjadi tamu Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk merayakan buka puasa bersama di Gedung Putih, Jumat (10/8).

"Malam ini merupakan bagian dari tradisi yang selalu di lakukan di Gedung Putih untuk merayakan hari suci banyak agama dan yang mendefinisikan kita sebagai bangsa beragam," kata Obama dalam pidato sambutannya.

"Seperti agama lainnya, Islam selalu menjadi bagian dari keluarga Amerika, dan Muslim Amerika telah lama memberi kontribusi pada kekuatan dan karakter negara kita, dalam semua bidang kehidupan. Ini terutama berlaku selama 10 tahun terakhir, "kata Obama.

Presiden AS mengatakan Ramadan adalah waktu refleksi bagi umat Islam. Apalagi, Ramadan tahun ini jatuh berdekatan dengan perayaan 10 tahun serangan 11 September.

"Dalam satu bulan (ke depan), kita akan memperingati 10 tahun serangan-serangan mengerikan yang membawa begitu banyak rasa sakit hati kita," kata Obama.

"Ini akan menjadi waktu untuk menghormati semua orang bahwa kita telah kehilangan. Dan malam ini, ada baiknya mengingat bahwa Amerika adalah dari banyak agama dan latar belakang, termasuk Muslim Amerika yang membanggakan dan patriotik," kata Obama.

Ini merupakan Iftar ketiga kalinya yang diselenggarakan Obama di Gedung Putih. Tradisi ini dimulai sejak Presiden Bill Clinton yang dilanjutkan oleh Presiden George W. Bush dan Obama.

Washington: Puluhan diplomat asing, dua anggota Kongres Muslim Amerika dan beberapa keluarga korban 9/11 menjadi tamu Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk merayakan buka puasa bersama di Gedung Putih, Jumat (10/8).

"Malam ini merupakan bagian dari tradisi yang selalu di lakukan di Gedung Putih untuk merayakan hari suci banyak agama dan yang mendefinisikan kita sebagai bangsa beragam," kata Obama dalam pidato sambutannya.

"Seperti agama lainnya, Islam selalu menjadi bagian dari keluarga Amerika, dan Muslim Amerika telah lama memberi kontribusi pada kekuatan dan karakter negara kita, dalam semua bidang kehidupan. Ini terutama berlaku selama 10 tahun terakhir, "kata Obama.

Presiden AS mengatakan Ramadan adalah waktu refleksi bagi umat Islam. Apalagi, Ramadan tahun ini jatuh berdekatan dengan perayaan 10 tahun serangan 11 September.

"Dalam satu bulan (ke depan), kita akan memperingati 10 tahun serangan-serangan mengerikan yang membawa begitu banyak rasa sakit hati kita," kata Obama.

"Ini akan menjadi waktu untuk menghormati semua orang bahwa kita telah kehilangan. Dan malam ini, ada baiknya mengingat bahwa Amerika adalah dari banyak agama dan latar belakang, termasuk Muslim Amerika yang membanggakan dan patriotik," kata Obama.

Ini merupakan Iftar ketiga kalinya yang diselenggarakan Obama di Gedung Putih. Tradisi ini dimulai sejak Presiden Bill Clinton yang dilanjutkan oleh Presiden George W. Bush dan Obama.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.