Ketika kamu menggambar “peta desa” menurut imajinasimu, gambar peta desa itu tentu kamu bayangkan lebih dahulu di dalam otak. Bayangan “peta desa” beserta letak rumah, balai desa, jalan-jalan, lapangan sepak bola dan lain-lain yang masih di dalam otak disebut peta mental. Obyek yang terbayang pada peta mental hanya obyek yang penting-penting saja. Andaikan di sekitar lapangan sepak bola ada kambing, sapi, atau anak-anak yang sedang bermain, tentu tidak tergambar pada peta mental. Dengan kata lain obyek yang tergambar dalam peta mental adalah obyek yang penting dan dipilih sesuai kebutuhan.
Peta mental akan mudah dijelaskan kepada orang lain bila diwujudkan dalam bentuk gambar nyata, yang berupa sketsa. Namun sketsa bukanlah peta. Apabila obyek yang digambar dalam sketsa diletakkan pada posisi keruangan seperti kenampakan aslinya dengan menggunakan skala, barulah disebut peta Peta merupakan gambaran kenampakan muka bumi yang diperkecil pada bidang datar dengan menggunakan skala.


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami