Pada kesempatan itu, Fadeli yang didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan Yuhronur Efendi secara simbolis menyerahkan 400 paket sembako dan satu dus makanan siap saji.
Bantuan yang diserahkan berisi 5 kilogram beras, 5 biji mi instan dan 1 liter minyak goreng. ”Bantuan ini sekedar untuk meringankan beban masyarakat,” kata Bupati Fadeli.
Menurutnya, meski banjir masih menggenang, namun ketinggian air Sungai Bengawan Solo mungkin akan semakin turun. Naiknya ketinggian di Babat, ungkap dia, karena menerima kiriman air dari wilayah atas (bojonegoro) yang semakin turun. Terlebih di Babat ada tiga pompa berkapasitas 500 dan 125 meter kubik perdetik yang berfungsi membuang genangan air.
“Untuk mempercepat pembuangan air Sungai Bengawan Solo, debit pembuangan di pintu Plangwot/Laren, akan ditingkatkan. Yakni dari yang saat ini 640 meter kubik per detik menjadi seribu meter kubik per detik, ” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas PU Pengairan Djoko Purwanto mengungkapkan, sampai saat ini, tanggul Negara Sungai Bengawan Solo di Lamongan relatif aman dari bahaya ambrol.(LensaIndo)


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami