Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Masalah Gustavo, Manajemen Persela Berdalih Hanya Fokus Mengakhirim Musim ISL

Sabtu, 03 Agustus 2013

Kabarlamongan.com: Lamongan- Belum tuntas seluruh pertandingan Indonesia Super League (ISL) 2012-2013, namun nama defender Persela Lamongan, Gustavo Lopes sudah sering kali disebut di media massa.

Ya benar, Gusty, sapaan akrab Gustavo Lopes memang sejak awal musim kemarin santer dikabarkan akan hengkang dari Lamongan kembali dikabarkan bahwa musim depan akan benar-benar pergi dari tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Menanggapi hal tersebut, manajemen tim pujaan La Mania tidak mau ambil pusing. mereka berharap Persela Lamongan yang saat ini terseok-seok di ISL musim ini akan bisa menyelesaikan kompetisi dengan terhindar dari jurang degradasi.

"Itulah risiko memiliki pemain berkualitas. Pasti banyak klub tertarik dan kami tidak terkejut Gustavo banyak yang meminati. Tapi semua bisa berubah, seperti halnya Gustavo yang hingga kini masih bertahan di Lamongan setelah musim lalu sempat dikabarkan bergabung tim lain," tandas Debby.

Keinginan Gustavo Lopez berlabuh di Malang, seperti klaim manajemen Arema, sejatinya juga bukan sebuah pelanggaran profesionalisme. Bagaimana pun seorang pemain bebas mempersiapkan langkah kariernya ketika kontrak di klub lama hampir selesai. Seperti halnya seorang pemain bebas bernegosiasi kontrak dengan klub lain ketika kontraknya tinggal menyisakan setengah musim. 

Lantas, apa saja faktor-faktor yang membuat Gustavo Lopez berkeinginan mengakhiri kariernya di Surajaya? Berdasar analisa dalam semusim terakhir, faktor di bawah ini bisa menjadi alasan Gustavo memberesi kopornya. Faktor yang sulit untuk dipenuhi Persela.

1. Prestasi Merosot

Persela Lamongan sempat mencatat prestasi terbaiknya pada kompetisi ISL 2011-2012 silam. Di bawah sentuhan almarhum Miroslav Janu, Laskar Joko Tingkir menusuk ke posisi empat klasemen akhir. Sayangnya prestasi tersebut tidak berhasil diulang musim ini dan Persela justru berjuang keras agar tidak terperosok ke zona berbahaya. Kegagalan ini yang membuat Gustavo tidak puas. 

2. Keseriusan Manajemen

Untuk mempertahankan atau meningkatkan prestasi musim lalu, idealnya manajemen Persela bergerak lebih agresif dalam mencari pemain anyar berkualitas. Nyatanya, hanya Samsul Arif yang menjanjikan, sedangkan Inkyun Oh, Djayusman Triadi, serta pemain yang sudah terbuang seperti Arifky Eka Putra dan Gilang Angga sama sekali tak memberikan dampak signifikan untuk tim. 

3. Level Permainan 

Untuk pemain sekaliber Gustavo Lopez, tampaknya sudah sangat layak memperkuat klub besar yang berambisi memburu gelar. Kebintangan di Lamongan bisa diartikan terlalu kecil jika dia bisa berkostum Arema Cronous atau Persib Bandung. Dengan usianya yang semakin bertambah, tentu Gustavo tak ingin kehilangan momentum bermain di klub besar sekaligus berkesempatan mendapat trofi. 

4. Terlalu Lama Di Lamongan

Gustavo Fabian Lopez menjadi salah satu pemain asing terlama yang bertahan di Persela Lamongan. Sempat berkostum biru-laut dalam dua periode berbeda, total pemain berusia 28 tahun ini sudah tiga musim di Kota Soto. Bisa jadi tiga tahun dianggap sudah cukup bagi Gustavo yang mulai jenuh di Surajaya.(Zen)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.