Kabarlamongan.com: Surabaya- Ketersediaan stok beras di Jatim sampai dengan akhir 2013 nanti dipastikan aman, meskipun saat ini kondisi cuaca dalam kemarau basah.
Kepala Bulog Divre Jatim, Rusdianto mengatakan, meskipun saat ini kondisi cuaca memasuki musim kemarau basah, namun masih bisa menunjang produksi padi, bahkan panen masih bisa dioptimalkan lagi.
"Stok beras di Jatim aman, dan masi mampu memenuhi kebutuhan beras di seluruh wilayah Jatim, apalagi dalam waktu dekat ada tiga wilayah yang memasuk tahap panen, seperti di Kabupaten Ngawi, Lamongan, dan Bojonegoro," kata Rusdianto, di Surabaya, Jumat (14/6/13).
Rusdianto mengatakan, penyerapan beras petani oleh Bulog sendiri tahun ini cukup bagus, dari target 1,1 juta ton, komposisi yang sudah terserap saat ini sudah mencapai 645.000 ton. Dimana komposisi ini sudah menunjukan separoh dari target yang sudah terserap.
"Kami optimis sampai dengan akhir tahun nanti penyerapan beras petani oleh Bulog bisa melebihi target, mengingat ada beberapa daerah yang prosentasenya masih sekitar 90% ketersediaan berasnnya, seperti, Bojonegoro, Malang dan Madura," katanya.
Rusdianto menambahkan, terkait rencana pemerintah yang akan menaikan harga BBM dalam waktu dekat ini, pihaknya optimis tidak akan mempengaruhi harga beras di Jatim. Karena ketersediaan stok beras yang cukup bahkan bisa dibilang aman, maka Bulog memastikan harga beras di Jatim akan tetap stabil. (Ding)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami