Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Demo Tolak BBM Naik Berujung Bentrok Kirab Adipura Pun Tertunda

Jumat, 14 Juni 2013

Kabarlamongan.com: Lamongan- Aksi massa PMII Pantura gabungan Lamongan, Tuban, Gresik dan Bojonegoro menolak rencana kenaikan harga BBM yang digelar di sepanjang jalan raya Nasional, tepatnya di pertigaan tugu Adipura  Kamis (13/6/2013) siang ini terjadi bentrokan antara massa dengan petugas selain menimbulkan arus lalu lintas macet dan padat merayap.

Hampir 30 menit sampai berita ini ditulis  massa berjalan merambat  melakukan aksi dan berorasi menghujat pemerintahan SBY dan mengurai  segala dampak jika BBM dinaikkan. Massa juga menggelar aksi teatrikal di tengan jalan raya. Jarak tempuh yang dilalui baru mencapai panjang sekitar 50 meter.

Itu lantaran massa sengaja sering berhenti dan  banyak mengumbar orasi. Sementara ratusan polisi membentuk barisan melingkar tepat di pertigaan Adipura untuk melokalisir gerak massa agar tidak memakan badan jalan penuh yang akan berakibat memacetkan jalan nasional Babat - Surabaya.

Polisi yang disiagakan hingga kini tetap bertahan pada posisi barisan barikade. Massa juga bertahan di pertigaan Adipura dan diantara mereka bergantian orasi. Massa tetap pada pendiriannya untuk bertahan di jalan nasional.

Mereka berteriak dengan memanfaatkan  sound system yang diusung dengan menggunakan colt pikap Hiace.

”Lawan segala bentuk kebijakan SBY - Budiono yang menyengsarakan rakyat,”tegas Ahmad Muhajirin, Ketua Cabang PMII Bojonegoro.

Sementara Ketua Cabang PMII Tuban, Warsito juga meneriakkan penolakannya atas kebijakatn SBY yang rencana menaikkan harga BBM.

Hampir 50 menit berorasi, massa kemudian hendak menduduki bangunan tugu Adipura. Saat massa merangsek hendak menaiki bangunan tugu Adipura terhalang kekuatan petugas melarang massa yang memaksa hendak naik dan menduduki tugu Adipura.

Petugas dengan sigap langsung mendesak mundur massa. Massa PMII-pun akhirnya memilih mundur beberapa langkah dan bertahan duduk bersila di dua ruas jalan bagian selatan.

Kembali dengan lantang Warsito dan Ahmad Muhajirin menggugah semangat massa untuk tidak mundur dan bertahan menggelar orasi.

”Sampai kapanpun kita akan tetap perjuangkan nasib rakyat. Jangan sampai sengsara hanya karena kebijakan rezim SBY,”tegas Hendi, Ketua Umum PMII Cabang Gresik.

Lantaran dihadang dan tidak berhasil menduduki tugu Adipura. Massa merubah formasi membentuk barisan melingkar hingga memakan badan dua ruas jalan penuh. Dibarengi salawatan dan mengibarkan puluhan bendera PMII, massa melanjutkan orasinya.

Sampai berita dikirim orasi aksi dan orasi masih berlanjut. Suasana mencekam terbangun lantaran salah satu orator membakar semangat dan akhirnya memicu  bentrok antara keamanan dengan massa.

Akibat demo tersebut, Kirab Adupura Kencana yang awalnya dimulai pukul 13.00 WIB, tertunda.

Piala Adipura akan diarak keliling kota dari Pendopo Lokatantra keliling seluruh kecamatan dan kembali lagi ke pendopo, 17 Juni 2013, dan akan disambut pesta rakyat di Alun - alun.

Arak-arakan Adipura Kencana dan Adiwiyata Mandiri Nasional yang didapat SMPN 2 dan SDN Made 3 akan diperlihatkan kepada masyarakat sepanjang jalan yang dilintasi kirab.

"Kita tunjukkan Piala Adipura Kencana yang diperoleh masyarakat Lamongan, Senin besok," ucap Kabag Humas dan Infokom Zamroni kepada Surya Online.

Zamroni menambahkan, semangat yang harus dijaga adalah terus menciptakan budaya dan prilaku hidup bersih dan sehat masyarakat. (*/Surya)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.