Kabarlamongan.com: Beijing - China dikabarkan tengah mengembangkan sistem jaringan internet yang lebih aman dan lebih cepat dari yang telah ada di negara-negara Barat. Seperti apa?
Sebuah laporan yang pekan lalu dipublikasikan oleh Philosophical Transactions of the Royal Society menyebutkan bahwa China saat ini sedang mengembangkan sistem jaringan internet generasi mendatang dalam skala nasional. Sistem baru ini diyakini akan lebih besar dari jaringan yang telah dikembangkan oleh negara-negara Barat.
Mengacu laporan dari New England Complex Systems Institute pada awal pekan ini, internet generasi mendatang China ini berpijak pada jawaban terhadap dua kesenjangan besar dalam 'arsitektur internet'. Kesenjangan pertama adalah ketidakmampuan internet memblokir trafik web yang berbahaya. Sedangkan kesenjangan kedua yaitu habisnya slot internet.
Dilansir NewScientist, di saat malware bisa dengan cepat meniru dan menyebarkan trafik berbahaya, para negara Barat hanya menanggapi agresi online itu dalam kerangka individual. Sementara China justru telah mengembangkan pertahanan internet yang lebih baik.
Disebutkan bahwa salah satu landasan utama dari sistem internet generasi mendatang adalah fitur keamanan yang bernama Source Address Validation Architecture (SAVA).
Fitur keamanan SAVA ternyata mampu mengatasi masalah agresi online dengan menyisipkancheckpoint pada seluruh jaringan, dan titik-titik periksa ini mencipta database komputer terpercaya yang sejalan dengan alamat-alamat IP. Sehingga hasilnya paket-paket data akan diblokir jika komputer dan alamat IP tak cocok.
Sedangkan untuk kesenjangan kedua mengenai habisnya slot internet, China telah siap dengan berhasil mengembangkan Internet Protocol (IP) baru yang akan menaikkan jumlah slot internet sampai 80.000 triliun triliun kali. IP yang disebut Internet Protocol Version 6 (IPv6) ini merupakan standar baru di China.
"China memiliki jaringan utama nasional yang beroperasi di bawah IPv6 sebagai protokol jejaring asli. Kita tak punya hal seperti ini di AS," kata Donald Riley, spesialis IT dari Universitas Maryland yang mengetuai Chinese American Network Symposium.
Menurut Riley, China juga telah mengoperasikan jaringan generasi baru, yakni ISP atauinternet service provider 3TNet yang memungkinkan IPv6 melengkapi televise sehingga dapat menampilkan berbagai program streaming berdefinisi tinggi atau high definition (HD).
"Jika Anda berpikir soal masa depan internet, siapa pun yang mengeksplorasi teritori ini dan terlebih dahulu memetakannya, akan punya keunggulan mutlak. Dan hal ini bakal terjadi di China dengan jumlah sumber daya manusia yang sangat besar," pungkas Riley.(Inilah)



0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami