Kabarlamongan.com:JAKARTA -- Kebijakan penanganan banjir di Ibu Kota menjadi perhatian
lembaga internasional. Dalam laporan yang diterbitkan Maplecroft,
November 2012, Jakarta dinilai tak siap menghadapi perubahan iklim.
Maplecroft menyatakan, risiko ketidakmampuan Jakarta mengatasi perubahan
iklim itu sudah masuk ke tahap ekstrem.
Laporan Maplecroft ini
menjadi rujukan perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya di Jakarta.
“Perusahaan asing pasinya berpikir tentang kemungkinan dampak buruk
(gangguan iklim) ini,” kata Kepala Divisi Pemetaan dan Indeks Maplecroft
Helen Hodge.
Menurut Maplecroft, kota yang masuk kategori
ekstrem akan terus menghadapi bencana alam. Berdasarkan survei tiga
tahun terakhir, Maplecroft mengklaim, sedikit sekali perbaikan yang
dilakukan pemerintah kota yang masuk kategori ekstrem.
Beberapa ruas di Jakarta terendam banjir sejak Kamis (20/12). Banjir
terparah terjadi pada Sabtu (22/12) lalu. Akibat banjir sejumlah
wilayah di Jakarta lumpuh. Di kawasan MH Thamrin contohnya, banjir
mencapai tinggi dada orang dewasa.(Republika)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami