Iklan

Iklan
Advertorial
News Update :

Faisal Basri: Generasi Muda Harus Belajar dari Jokowi

Minggu, 23 September 2012

Jakarta: Calon Gubernur DKI dari jalur independen Faisal Basri mengajak anak muda belajar dari sosok Cagub DKI Joko Widodo (Jokowi), yang baru saja memenangi Pemilu Kada DKI putaran kedua.

Jokowi di mata Faisal adalah sosok yang punya segudang modal sosial, intelektual dan kultural yang sangat ideal menjadi pemimpin.

Terjun ke dunia politik tidak harus punya uang atau modal finansial. Modal sosial atau kultural dan tentu intelektual jauh lebih penting, "Sama dengan sosok Pak Jokowi." Dia sudah punya modal sosial dan kultural yang di kemudian hari bisa ditransformasikan.

"Jadi modal finansial memang kita perlukan juga," ujar Faisal dalam acara Bincang-bincang politik bersama anak muda, di Jakarta Selatan, Sabtu (22/9).

Modal sosial dan kultural yang dimaksud Faisal adalah aktivitas sosial kemasyarakatan pada segala bidang yang bisa dilakukan generasi muda sejak sekarang, dengan dibarengi aktivitas intelektual yang cukup.

Intinya anak muda harus menghendaki bersama perubahan itu, tidak perlu nanti saat menjadi pemimpin tetapi dari sekarang ini di komunitas masing-masing. Harapan itu ada pada generasi muda. Ada pemimpin yang cuma punya modal finansial terbukti gagal. Dan bukan itu yang diperlukan.

"Finasial itu nomor kesekian," tutur Faisal.

Modal sosial dan kultural Jokowi bagi Faisal adalah gebrakan perubahan yang dilakukan, bahkan jauh sebelum Jokowi memimpin Solo. "Dia punya segudang kisah yang bisa didongengkan."

"Itulah modal sosial itu, yaitu kekuatan sosial karena berbuat bagi perubahan, pengalaman berada bersama masyarakat, dan tentu kecerdasan intelektual," tambah Faisal.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar di website kami

 

© Copyright Berita Lamongan Terkini 2010 -2011 | Design by Kabarlamongan.com | Published by Nirwana Digital Print | Powered by Blogger.com.