Solo - Tim Densus 88 Anti Teror, mengamankan seorang
terduga teroris di Kampung Mondokan, Kelurahan Purwasari, Kota Solo,
pada Minggu (23/9/2012).
Pria yang diketahui bernama Tri Priyanto
(45) alias Joko Parkit, ditangkap di rumahnya, pada Minggu siang
sekitar pukul 11.45 WIB. "Dia dibawa masuk oleh petugas ke mobil dengan
tangan diborgol, lalu lima mobil petugas lainnya juga meninggalkan
sini," kata Panji (54), seorang tetangga terduga teroris itu.
Joko
memiliki isteri bernama Dewi dan lima anak. Dia adalah kakak dari Eko
Joko Supriyanto seorang terduga teroris yang tewas dalam penggerebekan
oleh aparat di Jati Asih, Jakarta, sekitar tiga tahun lalu. Sebelum
petugas menangkap Joko, katanya, masyarakat tidak diungsikan dari
rumahnya. Petugas hanya meminta kepada masyarakat secara diam-diam untuk
masuk ke rumah masing-masing.
"Densus dengan peralatan lengkap
kemudian masuk rumah itu. Tidak ada suara apa-apa dari rumah itu, lalu
Joko dibawa ke luar dengan tangan diborgol dan dibawa masuk mobil.
Isteri dan anak-anaknya juga tidak diketahui keberadaannya," katanya.
Petugas
Densus membawa Joko meninggalkan rumah itu sekitar pukul 11.45 WIB. Ia
mengaku tidak mengetahui pekerjaan sehari-hari Joko Parkit. Ia juga
mengaku tidak mengetahui berbagai barang bukti yang dibawa petugas dari
rumah terduga teroris itu. "Yang saya lihat hanya dia dibawa keluar
dengan tangan diborgol. Untuk barang-barang yang dibawa aparat, saya
tidak lihat," katanya.
Setelah aparat Densus membawa pergi Joko
dari rumah itu, ratusan warga berduyun-duyun mendekati lokasi tersebut
untuk melihat situasinya. Petugas telah memasang garis polisi di rumah
Joko.
Sekitar pukul 11.25 WIB, aparat kepolisian dan masyarakat
yang sedang menyaksikan lokasi penangkapan Joko Parkit di kampung itu,
dikejutkan dengan kebakaran bengkel pengecatan mobil milik Yanto di
Jalan Kenanga Nomor 4.
Lokasi bengkel itu sekitar 100 meter dari
rumah penangkapan terduga teroris tersebut. Sejumlah polisi berlarian
mendekati lokasi kebakaran untuk memberikan pertolongan. Beberapa
wartawan yang sedang meliput penangkapan terhadap terduga teroris juga
sempat berlarian menuju lokasi kebakaran itu.
Beberapa menit
kemudian petugas dengan dua mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi itu.
Kobaran api berhasil mereka kuasai dengan menyemprotkan air selama
beberapa saat. Dua mobil yang sedang dicat di bengkel tersebut terbakar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami