Susunan Redaksi KabarLamongan.com:
Pimred : Taufiq Zain
Redaktur Pelaksana : Nining Nur Indahsari
Editor : Edi Supadeli
Wartawan: Adi Saputro
Lay Out : M. Fiat
SETA PRODUCTION EVENT ORGANIZER
MELAYANI JASA PERSIAPAN PESTA ANDA
Alamat Kantor : Kadungrembug, Sukodadi, Lamongan, Jatim HP. 085655308080, 085232684849
1. PAKET I (Rp. 1.500.000 + Undangan)
a. Undangan
b. Terop 3 Plong
c. Sound System
2. Paket II (Rp. 3.500.000 + Undangan)
a. Undangan
b. Terop 3 Plong
c. Sound System
d. Kuade
3. Paket III (Rp. 4.800.000 + Undangan)
a. Undangan
b. Terop 3 Plong
c. Sound System
d. Kuade
e. MC Acara Ceremonial
f. Elektone/ Shalawat Banjari
4. Paket IV (Rp. 5.300.000 + Undangan)
a. Undangan
b. Terop 3 Plong
c. Sound System
d. Kuade
e. MC Acara Ceremonial
f. Elektone/ Shalawat Banjari
g. Panggung
5. Paket V (Rp. 6.500.000 + Undangan)
a. Undangan
b. Terop 3 plong
c. Sound System
d. Kuade
e. MC Acara Ceremonial
f. Orkes Melayu/ Qasidah
g. Panggung
5. Paket lain-lain bisa langsung menghubungi Cp.
*) Harga sewaktu2 berubah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


2 komentar:
LAMONGAN BUTUH KEPALA DAERAH YANG PRO RAKYAT
Lamongan ini daerah Potensial, tetapi selama ini terasa berjalan ditempat tidak mengalami peningkatan kesejahteraan dan pendapatan Rakyatnya tumbuh tidak signifikan....ingin perubahan untuk Lamongan yang Makmu, ganti Kepala Daerah dan Pejabat Strategis lainnya. Lamongan 2015 harus Bupati Baru yang benar2 fresh yang siap berjuang untuk rakyat bukan untuk perkaya diri, keluarga dan partainya....yg siap memwakafkan nyawanya demi rakyat, yang tidak Korup.
Saatnya Lamongan dipimpin oleh seorang Bupati yang berasal dari PANTURA karena selama ini Rakyat Pantura belum pernah ada yg menjadi Bupati Lamongan, padahal pertumbuhan ekonomi PANTURA Lamongan sangat cepat, namun sayang potensi alam pantura telah dimanfaatkan Pejabat Daerah TK II Lamongan untuk memperkaya diri. Lihat bagaimana kedzoliman terjadi dalam pembebasan lahan di Pantura untuk Proyek LIS, terus Pembebasan lahan di Jabung dan Dateng yang konon untuk WDuk juga mengalami hal yang sama.....apa Bupati2 Lamongan selama ini berlagak tidak melihat, tidak mendengar dan tidak bicara. Terus bagaimana dengan kasus mark up biaya apbd pembangunan Pasar Babad, siapa yang bertanggung jawab ? Lamongan itu kota Santri, mengapa harus dipimpin dengan Arogansi...../Saya sebagai putra daerah Asli Lamongan sangat kecewa dengan kepemimpinan Bupati2 Lamongan selama ini....
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami