Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menduga, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kondisi lelah ketika menegur anak-anak dalam acara peringatan Hari Anak Nasional di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, kemarin. Pramono melihat anak-anak juga lelah karena dibangunkan sejak pukul 06.00 WIB.
"Anak-anak itu kan dibangunkan jam 6 pagi untuk bisa melihat presidennya secara langsung. Apalagi dihadirkan di TMII itu kan butuh waktu yang lama," kata Pramono Anung di Kompleks Paelemen, Jakarta, Kamis (30/8).
Bagi Pramono, sikap Presiden SBY bukanlah persoalan besar. Presiden boleh saja menegur anak-anak. Tapi seyogyanya menggunakan bahasa bapak terhadap anak.
Pramono menceritakan pengalaman anaknya. Saat itu anaknya hendak bertemu Presiden SBY. Sang anak sudah dibangunkan sejak pukul 4 pagi. Padahal, acaranya baru jam 10. "Saya yakin itu juga terjadi pada anak-anak itu," kata Pramono.
Bagi Pramono, kebiasaan Presiden SBY menggunakan bahasa Indonesia bercampur bahasa Inggris tidak masalah. Menurut politikus PDI Perjuangan ini, dengan cara itu justru anak-anak diajari berbahasa.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami