1. Iklim Matahari
Iklim matahari disebut juga iklim garis lintang, karena didasarkan atas letak lintang suatu wilayah di permukaan bumi. Iklim ini dibedakan menjadi empat macam, yaitu:
a. Iklim tropis, terletak antara 23½o LU – 23½o LS. Cirinya suhu udara selalu tinggi dan curah hujan juga tinggi.
b. Iklim sub tropis, terletak antara 23½o – 40o baik di belahan bumi utara maupun belahan bumi selatan. Cirinya tekanan udara selalu tinggi dan kering. Oleh sebab itu pada wilayah ini banyak dijumpai gurun pasir dan savana.
c. Iklim sedang, terletak antara 40o – 66½o baik di belahan bumi utara mapun belahan bumi selatan. Cirinya daerah ini memiliki empat musim, yaitu musim panas, gugur, dingin, dan semi.
d. Iklim dingin atau kutub,terletak antara 66½o – 90o, baik di belahan bumi utara maupun belahan bumi selatan. Cirinya suhu udara sangat dingin.
Berdasarkan klasifi kasi ini Indonesia termasuk beriklim tropis, karena seluruh wilayah Indonesia berada di antara garis balik utara (23½º LU) dan garis balik selatan (23½º LS). Ingatkah kalian bahwa Indonesia berada 6º LU s/d 11º LS.
2. Iklim Yunghuhn
Yunghuhn membuat klasifikasi iklim berdasarkan ketinggian tempat dan tanaman budidaya yang dapat tumbuh di daerah tersebut. Kita tahu bahwa semakin tinggi tempat maka suhu makin dingin. Oleh sebab itu tanaman budidaya yang dapat tumbuh akan berbeda-beda. Berikut pembagian iklim menurut Yunghuhn.
Borobudur Singgasana Raty saba?
Benarkah singgasana ratu saba’ (Bilqis) yang di kisahkan dalam Al – Qur’an itu adalah Borobudur?, mungkin banyak yang terhenyak kaget, karena selama ini dari study sejarah dan tafsir setting geografis negeri saba’ adalah timur tengah. Dan Nabi Sulaiman hidup pada seribu tahun sebelum masehi (1000 SM). Paparan berikut adalah hasil kajian dan penelitian ilmiah. Ia terbuka untuk di kritisi. Tidak ada kebenaran absolute dalam penelitian ilmiah, waktu yang akan menguji kebenaran data tersebut,.


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami