Seperti telah kalian pelajari bahwa peta merupakan gambaran obyek atau kenampakan muka bumi yang dapat memberikan berbagai informasi. Untuk dapat memperoleh informasi dari peta, maka kalian perlu mengetahui bahasa peta. Bahasa peta adalah informasi tepi yang terdapat dalam peta, termasuk keterangan atau legenda. Dengan mengetahui bahasa peta, kalian tidak akan mengalami kesulitan memahami makna dari obyek yang tergambar dalam peta. Informasi lainnya yang diperoleh dari peta adalah: (a) jarak, (b) arah, (c) lokasi, (d) luas, dan (e) ketinggian.
a. Jarak
Untuk dapat mengetahui jarak dua tempat pada peta diperlukan skala peta. Contoh: Berapa jarak Kota P dan Kota Q di lapangan jika jarak pada peta 5 cm dan skala peta 1 : 100.000Skala 1 : 100.000 berarti 1 cm di peta = 100.000 cm ( 1km ) di lapangan. Berarti 5 cm di peta = 5 km di lapangan.
b. Arah
Bagaimana cara menentukan arah pada peta? Pada awal bab ini terdapat gambar mata angin. Pada gambar itu ditunjukkan empat arah mata angin utama yaitu: utara, timur, selatan dan barat. Penentuan arah yang lebih rinci dapat menggunakan kompas atau busur derajat.
c. Lokasi
Menentukan lokasi suatu tempat terhadap tempat lainnya merupakan gabungan dari penentuan jarak dan arah. Contoh: Misalkan kita berada di Kota Ambon akan bepergian ke Kota Masohi di Pulau Seram. Dimana lokasi Kota Masohi dilihat dari Kota Ambon?
d. Luas
Dengan menggunakan peta kalian dapat menghitung luas suatu kenam-pakan, misalnya luas hutan, sawah, perkampungan, pulau dan lain-lain. Apabila kenampakan tersebut memiliki bentuk yang teratur, seperti segi empat, segitiga, trapesium, atau bujur sangkar, maka luas kenampakan itu mudah dihitung,yaitu menggunakan rumus-rumus matematika. Akan tetapi obyek di muka bumi seringkali tidak teratur. Pengukuran luas untuk bangun yang tidak teratur digunakan cara kisi atau kotakdan potongan garis (sistem grid).
Mengukur Luas dengan menggunakan kisi atau kotak
Mengukur luas dengan potongan garis
e. Ketinggian atau Elevasi
Bila kalian memperhatikan peta dengan teliti, kalian akan dapat mengetahui ketinggian suatu tempat. Ketinggian tempat umumnya ditunjukkan melalui simbol warna pada peta relief (bentuk muka bumi). Contoh: di daratan simbol warna yang digunakan adalah : hijau, kuning dan cokelat. Warna hijau menunjukkan dataran rendah dengan ketinggian kurang dari 200 meter. Kenampakan air menggunakan warna biru. Warna biru muda menunjukkan laut dangkal dengan kedalaman kurang dari 200 meter. Keterangan tentang warna tersebut dapat dilihat pada legenda.


0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih telah berkomentar di website kami